Senin, 19 November 2018

Tanggapi Tim Prabowo, Metro TV Jelaskan Soal Pernyataan Dipotong

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Dahnil Anzar Simanjuntak, beserta tim suksesnya mengadakan konferensi pers terkait dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Selasa malam, 2 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Dahnil Anzar Simanjuntak, beserta tim suksesnya mengadakan konferensi pers terkait dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Selasa malam, 2 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Selamun tak menampik presenternya kerap memotong pernyataan narasumber, termasuk perwakilan tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Don Bosco juga mengakui tindakan tersebut dikeluhkan oleh tim pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 itu.

    Baca: Metro TV Menyesalkan Pemboikotan Oleh Kubu Prabowo - Sandiaga

    Namun, kata Don Bosco, presenter memotong pernyataan narasumber bukan tanpa alasan. Dia pun berujar bahwa presenter memang diharuskan melakukan hal tersebut.

    "Para presenter memang diminta untuk memotong jawaban-jawaban yang tidak berbasis data, siapa pun narasumbernya," kata Don Bosco kepada Tempo, Senin, 5 November 2018.

    Don Bosco menanggapi pemboikotan yang dilakukan oleh Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga terhadap medianya. Juru bicara badan pemenangan, Ferry Juliantono sebelumnya beralasan, presenter Metro TV kerap memotong pernyataan dari perwakilan tim Prabowo-Sandiaga. Sedangkan, menurut Ferry, presenter memberi kesempatan kepada tim Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk berbicara panjang.

    Baca: Diminta Tak Partisan, Metro TV: Kami Memegang Prinsip Jurnalistik

    Don Bosco mengatakan medianya memang menghindari pernyataan-pernyataan yang tak berbasis data atau fakta, apalagi yang asbun alias asal bunyi. Maka, narasumber yang asbun pun akan dipotong pernyataannya oleh presenter.

    "Sering jawaban-jawaban asbun begini enak didengar tapi itu tidak mendidik publik untuk memahami persoalan dengan benar," kata dia.

    Don Bosco menambahkan medianya menghindari talkshow yang berujung pada debat kusir. Dia mengatakan model talkshow debat kusir tak sesuai dengan segmentasi penonton stasiun televisi yang dipimpinnya itu. "Model-model begitu bukan kelasnya penonton Metro TV," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.