Sabtu, 17 November 2018

Polda DIY : Wagub Yogyakarta Paku Alam X Alami Kecelakaan Tunggal

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com

    Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta membenarkan bahwa Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario (KGPAA) Paku Alam X mengalami kecelakaan lalu lintas saat sedang mengendarai sepeda motor pada Ahad lalu.

    "Betul beliau (Paku Alam X) mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal saat mengendarai sepeda motor," kata Juru Bicara Polda DIY Ajun Komisaris Besar Yulianto pada Senin, 5 November 2018.

    Kejadian kecelakaan yang menimpa Paku Alam X itu terjadi pada Ahad malam sekitar pukul 21.00 WIB. "Kejadian kecelakaan di ring road (jalur lingkar) selatan DIY, tepatnya di depan kantor pengujian Dinas Perhubungan DIY," kata Yulianto.

    Baca: Wagub Yogyakarta Paku Alam X Dikabarkan Kecelakaan Sepeda Motor

    Akibat peristiwa itu, Paku Alam X dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogya untuk dirawat.

    Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan membenarkan bahwa Paku Alam masih dirawat di Sardjito hingga Senin, 5 November 2018. "Saat ini masih dilakukan observasi menyeluruh kepada Gusti Paku Alam, yang pasti beliau sudah dalam kondisi kesadaran penuh," ujar Banu saat dihubungi Tempo.

    Banu mengatakan terkait kondisi fisik atau luar, Paku Alam menderita beberapa luka memar. "Kalau kondisi fisik beliau terlihat ada beberapa luka memar, tim dokter masih observasi menyeluruh dulu," ujarnya.

    Baca: Kecelakaan Tunggal di Senayan, Seorang Warga Libya Tewas

    Sebelum dilarikan ke RS Sardjito, kata Banu, Paku Alam sempat dirawat lebih dulu ke RS Harjolukito Kota Yogya. Banu mengatakan dirujuknya Paku Alam ke Sardjito itu bisa jadi karena beberapa faktor salah satunya permintaan keluarga pasien.

    "Keluarga pasien yang memilih (dirujuk atau tidak), namun biasanya untuk pak gubernur dan wakil gubernur biasanya memang dibawa ke Sardjito (jika sakit)," kata Banu.

    Pihak Sardjito sendiri belum mengizinkan Paku Alam dijenguk saat ini. "Saat ini Gusti Paku Alam masih memerlukan istirahat, sehingga mohon maaf tidak dapat ditemui," ujar Banu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.