Megawati Soekarnoputeri Terima Gelar Kehormatan ke-8 di Cina

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Megawati Soekarnoputri berpidato dalam acara Rakornas PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Megawati Soekarnoputri berpidato dalam acara Rakornas PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri akan menerima gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dalam Diplomasi Ekonomi dari Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Cina pada hari ini, Senin, 5 November 2018. Gelar ini sekaligus akan menjadi gelar ke-8 Honoris Causa (HC) bagi Megawati.

    Baca juga: Pakai Jaket Milenial, Megawati: Sudah Begini, Masa Gak Menang?

    Megawati yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan akan memberikan orasi ilmiah di hadapan Presiden Fujian Normal University, Profesor Doktor Wang Changping, para Guru Besar, Senat, Dewan Fujian Normal University, Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Cina, Djauhari Oratmangun, Gubernur Provinsi Fujian, Tang Dengjie, serta Masyarakat Akademisi Fujian Normal University.

    "Kita tentunya merasa senang, bangga, dan memberikan apresiasi karena Ibu Megawati Soekarnoputri yang akan menerima gelar kehormatan dari salah satu universitas paling bergengsi di Tiongkok (Cina)," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Ahad, 5 November 2018.

    Sebelumnya, Megawati sudah menerima tujuh gelar doktor kehormatan dari Universitas Waseda Tokyo di Jepang (2001); Moscow State Institute of International Relation di Rusia (2003); Korea Maritime and Ocean University di Korea Selatan (2015); Universitas Padjadjaran Bandung (2016); Universitas Negeri Padang (2017); dan Mokpo National University di Korea Selatan (2017), Doktor Honoris Causa bidang politik pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (2018).

    Baca: Megawati Ingin Lagu Asian Games 2018 Dipakai PDIP Kampanye

    Hasto mengatakan, Megawati akan didamping beberapa elite politikus PDI Perjuangan, antara lain Rokhmin Dahuri, dan M. Prananda Prabowo, yang juga putera Megawati Soekarnoputeri.

    Dalam acara itu, Megawati akan memberikan orasi pandangan politik dan ekonomi, termasuk memaparkan relasi kedua bangsa yang memiliki hubungan historis khususnya menjelang penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika 1955. "Saat itu Bung Karno mengajak Republik Rakyat Tiongkok untuk membuka diri," ujar Hasto.

    Seusai penerimaan gelar HC, Megawati direncanakan bertemu dengan pelajar Indonesia yang berada di Kampus FNU.

    Baca juga: Disaksikan Megawati, Anwar Ibrahim Dapat Gelar Doktor HC

    Selanjutnya, Megawati dijadwalkan menuju Seoul, Korea Selatan untuk menjadi salah satu keynote speaker pada The KOR-ASIA Forum, Rabu, 7 November 2018 dengan tema Perdamaian di Semenanjung Korea, Peluang Asia untuk Kemajuan. “Kehadiran Ibu Megawati mengingat peran Megawati yang selama ini aktif mendorong perdamaian di Semenanjung Korea," ujar Hasto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.