Kamis, 15 November 2018

Alasan Basarnas Perpanjang Masa Evakuasi Lion Air JT 610

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi dalam konferensi pers perkembangan pencarian pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu, 3 November 2018. TEMPO/Andita Rahma

    Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi dalam konferensi pers perkembangan pencarian pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu, 3 November 2018. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan SAR Nasional memperpanjang masa operasi evakuasi peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 hingga tiga hari. Masa operasi evakuasi semula ditetapkan sampai hari ini.

    "Setelah kami evaluasi dan koordinasi serta masukan dari lapangan operasi SAR kami perpanjang tiga hari," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 4 November 2018.

    Baca: RS Polri Telah Terima Seluruh Data DNA Korban Lion Air JT 610

    Alasannya, kata Syaugi, karena hingga saat ini, tim evakuasi baru mengumpulkan 105 kantong jenazah berisikan bagian tubuh. Sedangkan korban kecelakaan pesawat tujuan Pangkalpinang tersebut berjumlah 189 orang.

    Syaugi mengatakan kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah. Untuk proses identifikasi, RS Polri R Said Soekanto sudah mengidentifikasi tujuh korban.

    Baca: Anggota Tim SAR Pencari Lion Air Hari Ini Berjumlah 1.396 Orang

    Ketujuh jenazah itu adalah Fauzan Azima, Wahyu Susilo, Endang Sri Bagus Nita, Chandra Kirana, Monni, Hizkia Jorry Saroinsong dan Jannatun Shintya Dewi

    Selain itu, kata Syaugi, pencarian akan difokuskan menemukan bagian Voice Cockpit Recorder (VCR) black box Lion Air JT 610. Sedangkan black box Flight Data Recorder (FDR) sudah ditemukan. "Kemarin sudah terdeteksi tapi sinyalnya lemah," ujarnya.

    Dalam proses evakuasi, Basarnas dibantu oleh tim dari berbagai unsur, seperti TNI, Polri dan sejumlah instansi lain. Tim gabungan pencari melakukan pencarian di lokasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang. Hasil temuan tim kemudian akan dikumpulkan lalu dikirim ke posko di dermaga JICT 2, Tanjung Priuk, Jakarta Utara.

    Baca: Tim SAR Berhasil Angkat Roda dan Turbin Lion Air JT 610


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.