Selasa, 13 November 2018

Temui Keluarga Tuti Tursilawati, Dubes Arab Saudi: Takdir Allah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana rumah duka Tuti Tursilawati, TKI yang dihukum mati di Arab Saudi, di kediamannya di Desa Cikeusik, Majalengka, Jawa Barat, Jumat, 2 November 2018. Tuti telah dieksekusi mati pada Senin, 29 Oktober lalu. ANTARA/Dedhez Anggara

    Suasana rumah duka Tuti Tursilawati, TKI yang dihukum mati di Arab Saudi, di kediamannya di Desa Cikeusik, Majalengka, Jawa Barat, Jumat, 2 November 2018. Tuti telah dieksekusi mati pada Senin, 29 Oktober lalu. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar RI untuk Arab Saudi sekaligus Wakil Tetap RI di Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Agus Maftuh Abegebriel, mengunjungi keluarga Tuti Tursilawati di Desa Cikeusik, Kabupaten Majalengka, Sabtu, 3 November 2018. Tuti merupakan pekerja migran yang dieksekusi mati pemerintah Arab Saudi pada 29 Oktober 2018.

    Simak: Jalan Panjang Kemenlu Selamatkan TKI Tuti Tursilawati

    Maftuh datang untuk mengucapkan belasungkawa. "Ini takdir Allah SWT. Saya yakin dan mendoakan Tuti khusnul khatimah karena wafat ketika sudah menghafalkan 15 juz Al-Quran," ujarnya di hadapan keluarga Tuti.

    Dia juga menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo sangat serius berupaya untuk membebaskan Tuti. Namun takdir berkata lain. Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi tetap menjatuhkan hukuman mati Tuti Tursilawati.

    Tuti dihukum lantaran membunuh ayah majikannya yang melakukan pelecehan seksual kepadanya. Tuti menjalani hukuman penjara selama delapan tahun sebelum dieksekusi.

    Menurut Maftuh, ibu Tuti yaitu Iti Sartini sudah ikhlas menerima takdir tersebut. "Pada april 2018 lalu kami berbincang dengan Bu Iti di Masjidil Haram selesai menjalankan umrah untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Ibu Iti dan keluarga sudah ikhlas," ujarnya.

    Iti Sartini mengucapkan terimakasih atas usaha yang dilakukan oleh KBRI dan KJRI di Arab Saudi untuk membebaskan anaknya. Dia juga mengapresiasi pendampingan yang diberikan saat ia berangkat ke Jeddah untuk bertemu Tuti di Thaif.

    Baca: Migrant Care: 6 TKI Dieksekusi Mati dalam 10 Tahun Terakhir

    Meski begitu, eksekusi mati terhadap Tuti Tursilawati sangat mengecewakan Iti dan pemerintah Indonesia. "Ini terjadi hanya terpaut satu minggu setelah 40 delegasi Saudi dan 60 delegasi Indonesia bertemu dalam The Joint Commission Meeting pada 20-23 Oktober 2018 yang lalu," kata Maftuh. Selain itu, tak ada notifikasi hukuman kepada pemerintah Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?