Minggu, 18 November 2018

Datangi KPK, Taufik Kurniawan: Saya Ikuti Proses Hukum

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan tiba-tiba mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 2 November 2018 pagi hari. Padahal tidak ada jadwal pemeriksaan untuk dirinya hari ini. "Insya Allah saya akan mengikuti proses hukum dengan baik," kata dia setibanya di Gedung KPK, Jakarta sekitar pukul 09.30.

    Baca juga: KPK: Taufik Kurniawan Sudah Dua Kali Mangkir dari Pemeriksaan

    Sebelumnya, KPK menetapkan Taufik sebagai tersangka kasus korupsi perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada perubahan APBN 2016 untuk Kabupaten Kebumen. KPK menyangka Taufik menerima duit Rp 3,65 miliar dari Bupati Kebumen Muhamad Yahya Fuad untuk pengurusan DAK daerahnya.

    KPK menduga duit tersebut merupakan sebagian dari total fee 5 persen dari anggaran yang didapatkan untuk pengurusan DAK dalam APBN 2016 untuk Kebumen.

    KPK telah memanggil Wakil Ketua Umum PAN ini sebanyak dua kali untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Namun, pada panggilan pertama 25 Oktober 2018, Taufik tidak hadir. Dia meminta KPK memundurkan pemeriksaannya pada 1 November 2018.

    Baca juga: Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Minta KPK Undur Pemeriksaan

    KPK mengabulkan permintaan itu. Namun, Taufik justru kembali mangkir pada 1 November 2018. Dia beralasan tengah berkunjung ke daerah pemilihannya. Dia meminta KPK memundurkan jadwal pemeriksaannya pada 8 November 2018.

    Juru bicara KPK Febri Diansyah menyayangkan Taufik Kurniawan datang pada pukul 09.00 WIB. "Sekitar pukul 9 pagi ini tersangka TK datang ke KPK. Saat ini sedang di ruangan pemeriksaan," kata Febri Diansyah pada Jumat, 2 November 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.