Pimpinan KPK Meyakini Penyerang Novel Baswedan akan Terungkap

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menggendong penyidik senior KPK, Novel Baswedan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. Para pimpinan KPK menyambut Novel Baswedan di hari pertamanya kembali bekerja pasca-teror penyiraman air keras. TEMPO/Subekti

    Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menggendong penyidik senior KPK, Novel Baswedan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. Para pimpinan KPK menyambut Novel Baswedan di hari pertamanya kembali bekerja pasca-teror penyiraman air keras. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meyakini pelaku dan motif penyerangan terhadap Novel Baswedan suatu saat akan terungkap. Dia mengatakan semua pihak harus bersabar dan tak berhenti mencari motif dan pelaku tersebut.

    Baca: Wadah Pegawai KPK Peringati 500 Hari Teror ke Novel Baswedan

    "Kita harus bersabar dan tidak boleh berhenti mencari apa motif dan siapa pelakunya, kita harus yakin suatu saat pasti ketemu motif dan pelakunya," kata dia dihubungi, Rabu, 31 Oktober 2018.

    Saut mengatakan saat ini telah ada tim dari KPK yang berkoordinasi dengan polisi untuk melihat perkembangan kasus tersebut. Tim itu, kata dia, masih terus bekerja hingga sekarang.

    Baca: Beda Kasus Ratna Sarumpaet dan Novel Baswedan Menurut Tim Jokowi

    Saut mengatakan itu dalam rangka peringatan 500 hari penyerangan terhadap Novel. Dua orang tak dikenal menyiram air keras ke wajah Novel di dekat kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017. Penyerangan itu terjadi usai Novel melaksanakan salat subuh di Masjid Al-Ihsan yang berlokasi tak jauh dari rumahnya.

    Akibat siraman cairan korosif itu, mata kiri Novel mengalami kerusakan sampai 95 persen. Dia harus menjalankan sejumlah operasi di Singapura untuk memulihkan matanya. Lebih dari setahun peristiwa itu berlalu, polisi belum mampu menangkap kedua pelaku.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?