Wadah Pegawai KPK Peringati 500 Hari Teror ke Novel Baswedan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan melambaikan tangan saat menghadiri acara penyambutan dirinya kembali aktif bekerja di pelataran gedung KPK, Jakarta, Jumat 27 Juli 2018. Kegiatan itu sekaligus diselenggarakan untuk memperingati 16 bulan kasus penyerangan Novel Baswedan yang belum menunjukkan titik terang. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan melambaikan tangan saat menghadiri acara penyambutan dirinya kembali aktif bekerja di pelataran gedung KPK, Jakarta, Jumat 27 Juli 2018. Kegiatan itu sekaligus diselenggarakan untuk memperingati 16 bulan kasus penyerangan Novel Baswedan yang belum menunjukkan titik terang. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar diskusi memperingati 500 hari teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Peringatan digelar untuk mendorong Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyelesaikan kasus-kasus penyerangan dan memastikan perlindungan terhadap para penggiat keadilan, termasuk Munir Said Thalib dan Novel Baswedan.

    Baca: Alasan KontraS Tuding Jokowi Tak Penuhi Nawacita

    "Kami berharap Presiden memberikan perhatian penuh terhadap pengusutan kasus penyerangan kepada penggiat keadilan di Indonesia dan memastikan pengusutan kasus dilaksanakan dengan tepat dan tuntas," kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo dalam keterangan tertulis, Rabu, 31 Oktober 2018.

    Yudi menuturkan Novel bukan satu-satunya pegawai KPK yang mengalami teror. Dia mengatakan lembaganya mencatat setidaknya ada 10 kali teror yang diarahkan kepada pegawai KPK dalam menjalankan tugasnya. Teror dan intimidasi tersebut antara lain, kriminalisasi terhadap pegawai, penyerbuan dan teror terhadap fasilitas KPK, ancaman bom ke rumah penyidik KPK, penyiraman air keras ke rumah dan kendaraan milik penyidik KPK.

    Baca: Beda Kasus Ratna Sarumpaet dan Novel Baswedan Menurut Tim Jokowi

    Selain itu, ancaman tersebut juga datang dalam bentuk ancaman pembunuhan terhadap pejabat dan pegawai KPK, perampasan perlengkapan penyidik KPK, penangkapan dan penculikan terhadap pegawai KPK yang sedang bertugas, serta percobaan pembunuhan terhadap penyidik.

    Yudi menuturkan diskusi akan mengangkat tema #500HariDibiarkanButa: Urgensi Perlindungan Penggiat Keadilan. Diskusi bakal digelar pada 1 November 2018 di Gedung Penunjang KPK. Novel dan istri Munir, Suciwati bakal hadir sebagai pembicara. Acara akan diakhiri dengan pernyataan sikap guna mendorong Presiden Jokowi segera merampungkan kasus tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.