Cerita Amien Rais setelah Gagal Bertemu Pimpinan KPK

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais menghadiri halalbihalal bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, 4 Juli 2018. Tempo / Friski Riana

    Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais menghadiri halalbihalal bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, 4 Juli 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus senior Partai Amanat Nasional atau PAN Amien Rais  gagal menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Amien datang ke gedung KPK Jakarta berharap bisa bertemu dengan pimpinan Komisi Antikorupsi, Senin, 29 Oktober 2018. Namun, dari 5 pimpinan KPK tak satupun berada di tempat.

    Baca: Amien Rais Sambangi KPK, Pertanyakan Cekal Taufik Kurniawan

    "Jadi Pak Agus (Ketua KPK Agus Rahardjo) pernah mengatakan kalau Pak Amien Rais ingin datang ke KPK silakan. Karena itu, saya berharap kepada Agus Rahardjo dan komisioner yang lain ada. Tapi, lima-limanya menghadiri sebuah kegiatan di tempat lain," kata Amien di gedung KPK Jakarta.

    Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais menghadiri acara Ijtima' Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Amien menyatakan, kedatangannya ke gedung KPK untuk melakukan bedah kasus korupsi. "Jadi, Insya Allah kami datang lagi, kami anggap KPK tidak angker, kami mau baik-baikan, bedah korupsi. Nanti ada bukti-buktinya, ada angkanya, ada contoh-contohnya," ucap Amien.

    Ketika tiba di Gedung KPK, Amien Rais antara lain didampingi politikus Partai Gerindra Ferry Juliantono, penggerak #2019GantiPresiden Neno Warisman, dan koordinator Forum Masyarakat Peduli Penegakan Hukum dan Keadilan  Marwan Batubara.

    "Jadi, saya sudah beritahu Agus Rahardjo, jangan kami diremehkan. Kami datang, ini semua tokoh-tokoh berintegritas. Jadi, jangan membuat KPK angker, KPK sama sekali tidak angker bahkan harus kita rekonstruksi kembali," tutur Amin Rais.

    Soal Cekal Taufik Kurniawan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.