Polri Kerahkan Empat Kapal Laut ke Lokasi Jatuhnya Lion Air

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Garuda Indonesia dan Lion Air. Dok. TEMPO/Hariandi Hafid

    Ilustrasi Garuda Indonesia dan Lion Air. Dok. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri turut mengerahkan beberapa kapal polisi untuk membantu mencari puing pesawat Lion Air JT-610. Pesawat rute Bandara Internasional Soekarno Hatta-Bandara menuju Pangkal Pinang itu jatuh pada Senin, 29 Oktober 2018.

    Baca: Pesawat Lion Air yang Hilang Membawa 181 Penumpang

    "Kapal polisi yang sudah meluncur ke lokasi ada KP Sundaicus, 4 personel; KP Elang Laut, 6 personel; KP Pelatuk, 6 personel; dan KP Kolibri, 16 personel," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo melalui keterangan resmi, Senin, 29 Oktober 2018.

    Polri juga telah menyiagakan Brigadir Mobil, Sabhara, Polairud, Dokter Kesehatan, Humas Polda Babel, dan Polres Pangkal Pinang untuk mempersiapkan posko bantuan.

    Baca: Lion Air Hilang Kontak Tak Lama Setelah Terbang dari Jakarta

    Selain itu, kata Dedi, pihaknya terus berkoordinasi dengan Basarnas selaku koordinator seluruh kegiatatan pencarian pesawat tersebut. "Sementara, yang sedang isi BBM, KPKutilang-5005, 24 personel, longboat taktikal, 14 personel. Sambil menunggu komando pencarian dari Basarnas sebagai koordinator seluruh kegiatan," ucap dia.

    Pesawat Lion Air itu terakhir kali tertangkap radar pada titik koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. Lepas landas pada pukul 06.10 WIB, pesawat itu jatuh di Tanjung Kerawang sekitar 13 menit setelah lepas landas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.