Fadli Zon Minta Jokowi Gratiskan Tol Jagorawi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan melintas di samping proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta, 10 Agustus 2107. Progres rute Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km telah mencapai 37 persen. ANTARA/Aprillio Akbar

    Kendaraan melintas di samping proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta, 10 Agustus 2107. Progres rute Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km telah mencapai 37 persen. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta agar Presiden Joko Widodo alias Jokowi membebaskan biaya tol Jakarta-Bogor-Ciawi atau Jagorawi. "Saya usul Pak Jokowi segera gratiskan Tol Jagorawi yang sudah 40 tahun beroperasi," ujar Fadli dalam akun Twitter resminya @fadlizon pada Ahad, 28 Oktober 2018.

    Baca juga: Doa Fadli Zon untuk Ulang Tahun Prabowo ke-67

    Sebelumnya, Jokowi membebaskan tarif tol untuk Jembatan Suramadu dengan alasan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Madura. Jokowi menjelaskan keputusan ini sekaligus menjawab permintaan dari tokoh masyarakat, pemuka agama, dan Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) agar jembatan Suramadu bebas tarif.

    "Dari usulan dan desakan tokoh agama, tokoh ulama, tokoh masyarakat, kiai, IKAMA, para bupati, maka pada hari ini saya putuskan jembatan tol Suramadu akan jadi jembatan non-tol biasa," kata Jokowi dalam sambutannya di tengah Jembatan Suramadu, Sabtu pekan lalu.

    Fadli menilai sudah selayaknya Jokowi membebaskan biaya tol Jagorawi tersebut. Sebab, ucap dia, negara sudah cukup mendapatkan keuntungan dari biaya tarif Tol Jagorawi selama ini. "Sudah balik modal dan banyak untungkan negara dan pengelola," katanya.

    Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Gratiskan Jembatan Suramadu

    Menurut Fadli Zon, Tol Jagorawi sudah tak layak dijadikan sarana pemasukan pemerintah. Sebab, kata dia. sudah banyak jalan tol di Indonesia dengan tarif masuk yang mahal. "Jadikan jalan sebagai sarana pelayanan, bukan bisnis termasuk tol baru yang tarifnya mahal-mahal. Itu baru prestasi, bukan pencitraan murahan," ucapnya.

    Jalan Tol Jagorawi merupakan jalan tol pertama di Indonesia yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soeharto di tahun 1973. Jalan tol sepanjang 50 kilometer ini diresmikan pada tanggal 9 Maret 1978.

    Untuk bisa menggunakan Tol Jagorawi, setiap mobil dikenakan tarif yang berbeda-beda. Mobil dengan golongan I harus membayar biaya tol sebesar Rp 6.500, golongan II bertarif Rp 9.500, golongan III bertarif Rp 13.000, golongan IV bertarif Rp 16.000, serta golongan V bertarif Rp 19.500.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.