Sandiaga Benarkan Pandangan Gustika soal Politikus Kemarin Sore

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno menghadiri acara Festival Melayu Jakarta di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu malam, 27 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno menghadiri acara Festival Melayu Jakarta di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu malam, 27 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno membenarkan penilaian cucu Mohammad Hatta, Gustika Jusuf Hatta, yang menyebut dirinya politikus kemarin sore. Pernyataan yang menyinggung Sandiaga itu dilontarkan Gustika dalam wawancaranya bersama salah satu media berplatform daring.

    Baca: Saat Sandiaga Berjoget dan Penonton Bubar karena Hujan

    "Betul. Saya politikus kemarin sore. Setuju sama Gustika," kata Sandiaga kala ditemui seusai menghadiri acara Saatnya Bertemu, Saatnya Mendengar yang digelar oleh Gerakan Milenial Indonesia di Saung Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu, 27 Oktober 2018.

    Sandiaga tak menampik bahwa ia orang anyar yang berkecimpung di dunia politik. Bahkan, ia mengaku baru menjamah politik pada 2015 saat menjadi kader Partai Gerindra. Sandiaga pun menjelaskan bahwa sebelumnya ia adalah pengusaha. Maka, ia tak membantah bila ada anggapan yang terlontar seperti pernyataan Gustika.

    Baca: Sandiaga Uno Bicara Soal Ekonomi Jaman Now, Apa Saja Gagasannya?

    Meski begitu, Sandiaga mengklaim memahami isu-isu ekonomi yang kerap menjadi persoalan negara. Ia berpandangan bahwa dirinya mumpuni melihat ceruk untuk menawarkan solusi-solusi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak itu.

    Lebih lanjut, Sandiaga mengaku tak ambil pusing soal pendapat Gustika. Ia mengatakan, hal yang paling penting yang ia pikirkan saat ini adalah ekonomi. Ia juga mengklaim sudah berupaya melakukan perubahan untuk persoalan itu.

    "Saya sudah menangkap ekonomi kerakyaatan, UMKM, sharing ekonomi dengan konsep Pasal 33 UUD 1945," ujarnya. Ia pun mengaku belajar nilai-nilai ekonomi dari Bung Hatta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.