KPK Menyita Uang Ratusan Juta dalam OTT Anggota DPRD Kalteng

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (tengah) menyaksikan penyidik menunjukkan barang bukti OTT Lampung Selatan di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. KPK mengamankan barang bukti uang senilai Rp 700 juta terkait dugaan suap proyek infrastruktur. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (tengah) menyaksikan penyidik menunjukkan barang bukti OTT Lampung Selatan di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. KPK mengamankan barang bukti uang senilai Rp 700 juta terkait dugaan suap proyek infrastruktur. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menyita duit ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Tengah.

    KPK menduga duit itu merupakan komitmen fee terkait tugas DPRD di bidang perkebunan dan lingkungan hidup. "Ada uang ratusan juta yang diamankan sebagai bagian dari komitmen fee," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Jumat, 26 Oktober 2018.

    Baca: OTT di Jakarta, KPK Tangkap Sejumlah Anggota DPRD Kalteng

    Selain menyita duit, KPK juga menangkap 14 orang dalam operasi yang digelar di Jakarta hari ini. Mereka terdiri dari sejumlah anggota DPRD Kalimantan Tengah dan pihak swasta. KPK membawa 14 orang itu ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan. KPK akan menetapkan status hukum mereka dalam waktu 1 x 24 jam.

    Ketua KPK Agus Rahardjo juga membenarkan penangkapan sejumlah anggota wakil rakyat Kalimantan Tengah itu. Namun Agus belum menerima laporan soal detail kasus yang tengah diusut anak buahnya itu.

    "Betul ada giat (kegiatan) di Jakarta terhadap beberapa anggota DPRD dari salah satu provinsi di Kalimantan," kata Agus saat dikonfirmasi.

    Simak: KPK Duga OTT DPRD Kalteng terkait Perkebunan dan Lingkungan ...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.