Wagub Uu: Tidak Ada Peluang Untuk CPNS Titipan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur  Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat membuka seleksi CPNS Provinsi Jawa Barat di Bandung, Jumat , 26 Oktober 2018.

    Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat membuka seleksi CPNS Provinsi Jawa Barat di Bandung, Jumat , 26 Oktober 2018.

    INFO JABAR - Wakil Gubernur  Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, meminta para peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar mempersiapkan diri  dengan baik dan mengikuti aturan. Menurutnya, karena tidak ada yang bisa membantu meluluskan mereka selain diri sendiri.

    "Lupakan, abaikan , sekarang tidak ada lagi peluang untuk titip-titipan atau cara lain agar diterima CPNS, " katanya saat membuka seleksi CPNS Provinsi Jawa Barat di Bandung, Jumat , 26 Oktober 2018.

    Wagub Uu juga mengimbau masyarakat agar tidak tergiur akan janji orang-orang yang  akan meluluskan CPNS. Karena saat ini tes CPNS sudah menggunakan sistem Computer Assistex Test (CAT).  “Sistem CAT ini akan mempercepat proses pemeriksaan, menciptakan standardisasi hasil ujian secara nasional, dan mewujudkan transparansi, objektivitas, akuntabel dan bebas KKN,” katanya.

    Setiap tahun pemerintah daerah mengalokasikan formasi kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima PNS baru sesuai dengan jumlah PNS yang  pensiun pada tahun 2018  sebanyak  1.613 orang, ditambah jumlah PNS yang pensiun pada tahun 2016 sebanyak 568 orang dan tahun 2017 sebanyak 738 orang.

    Jumlah PNS baru yang dibutuhkan Provinsi Jawa Barat sebanyak 1.085 orang, meliputi 925 di bidang pendidikan, 90  di bidang  kesehatan, dan 69 orang  di bidang teknis/infrastruktur.  Sementara jumlah pelamar mencapai 29.709 orang

    "Warga Jawa Barat banyak yang ingin jadi PNS, ingin membangun daerahnya masing-masing, dan ingin mengabdi kepada nusa dan bangsa dengan bekerja melayani masyarakat," kata Uu. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.