Jumat, 16 November 2018

Kembali Bantah Terlibat PKI, 4 Pidato Jokowi yang Singgung PKI

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah 20 Oktober 2018. Acara yang sekitar 48 ribu santri tersebut dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional sekaligus bagian dari Safari Presiden berkunjung ke Ponpes di Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah 20 Oktober 2018. Acara yang sekitar 48 ribu santri tersebut dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional sekaligus bagian dari Safari Presiden berkunjung ke Ponpes di Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali bercerita soal fitnah dirinya adalah anggota Partai Komunis Indonesia atau PKI. Jokowi bahkan mengucapkan istighfar saat menceritakan fitnah tersebut. Jokowi menceritakan bahwa ada sebuah foto dirinya berada di podium bersama Ketua PKI D. N. Aidit yang sedang berpidato pada 1955. Foto itu menurut Jokowi banyak tersebar di media sosial.

    Simak: Disebut PKI, Jokowi: Astaghfirullah, Ampun Ya Allah, Sabar...

    "Saya lihat sampai geleng-geleng. Saya lahir saja belum kok ada di podium D. N. Aidit. Astaghfirullah. Ampun ya Allah. Sabar. Ini baru satu gambar. Belum gambar lain," kata Jokowi dalam acara pemberian sertifikat lahan di Lapangan Sepakbola Stadion Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis, 25 Oktober 2018.

    Jokowi dalam beberapa kesempatan pidatonya memang kerap menyinggung soal PKI. Berikut pidato-pidato Jokowi yang membantah kabar burung soal PKI.

    1. Bakal gebuk orang yang menuduh dia PKI

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkapkan kekesalannya lantaran kerap difitnah sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) di media sosial. Ia mengatakan bakal memukul pelakunya jika berhasil ditemukan. "Awas kalau ketemu tak gebuk betul itu," kata Jokowi saat membagikan sertifikat tanah di Alun-Alun Barat, Kota Serang, Banten, Rabu, 14 Maret 2018.

    Baca: Disebut PKI, Jokowi: Awas Kalau Ketemu Orangnya, Saya Gebuk

    Jokowi menuturkan fitnah dirinya seorang PKI tidak masuk akal. Pasalnya PKI bubar tahun 1965, sementara ia lahir 1961. "Masa ada PKI umur tiga tahun, PKI balita. Ini gimana kadang-kadang ya jengkel, tapi nyari orangnya enggak ketemu-ketemu," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.