HMI Bakal Berdemo, GP Ansor Kerahkan 2 Ribu Personel

Editor

Amirullah

Anggota GP Ansor dan Banser se Jawa Barat mengikuti apel akbar di Bandung, 10 Mei 2017. Apel akbar diikuti ribuan anggota Ansor Banser Nahdlatul Ulama yang meramaikan harlah ke 83 GP Ansor. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Pemuda atau GP Ansor akan mengerahkan 2.000 personel untuk mengamankan aksi massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang se-Jakarta yang bakal digelar Jumat, 26 Oktober 2018. Hal tersebut tercantum dalam surat pemberitahuan GP Ansor DKI Jakarta kepada Direktorat Intelkam Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Baca: GP Ansor Siapkan Bantuan Hukum Buat 2 Anggota Banser Garut

Surat tersebut diterima Tempo dari Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor Rifqi Al-mubaroq. Surat bertanggal 25 Oktober 2018 tersebut ditandatangani oleh Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta Abdul Azis.

"Dengan ini kami memberitahukan akan menyiagakan dan memonitoring sebanyak 2.000 anggota Ansor-Banser di sekitar Gedung PBNU dan kantor PP GP Ansor," kata Abdil Azis dalam surat tersebut, Kamis, 25 Oktober 2018.

HMI Cabang se-Jakarta rencananya akan berunjuk rasa terkait pembakaran bendera di Garut oleh anggota banser NU beberapa hari lalu. Dalam poster yang beredar, ada 200 kader HMI Jakarta yang akan melakukan aksi di kantor pusat PBNU dan GP Ansor. Namun narahubung dalam poster tersebut belum merespons pertanyaan Tempo.

Baca: GP Ansor Minta Maaf atas Kegaduhan Pembakaran Bendera di Garut

Ketua Bidang Kajian Strategis dan Komandan Densus 99 GP Ansor mengatakan yang seharusnya dibahas adalah pengibar bendera atau pembawa bendera yang disengaja memprovokasi, bukan pembakaran bendera oleh Banser NU.

"Di 10 titik kegiatan Hari Santri Nasional, ada upaya provokasi sistematis dan tersetruktur. Harusnya ini yang dicari," kata Nuruzzaman saat dihubungi, Kamis, 25 Oktober 2018.






Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

7 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan pekan lalu sempat menghadiri acara KAHMI di Palu bersama Jusuf Kalla.


Ferry Mursyidan Baldan Ditemukan Meninggal, Keluarga Coba Hubungi sejak Kemarin

7 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Ditemukan Meninggal, Keluarga Coba Hubungi sejak Kemarin

Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan meninggal dunia hari ini, Jumat, 2 Desember 2022.


Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria Sambangi Rumah Duka Ferry Mursyidan Baldan

7 hari lalu

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria Sambangi Rumah Duka Ferry Mursyidan Baldan

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengunjungi rumah duka Ferry Mursyidan Baldan yang meninggal hari ini.


Penyebab Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Masih Belum Diketahui, Ditemukan di Dalam Mobil

7 hari lalu

Penyebab Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Masih Belum Diketahui, Ditemukan di Dalam Mobil

Penyebab meninggalnya Ferry Mursyidan Baldan masih belum diketahui. Dia ditemukan di dalam mobil di basement Hotel Bidakara.


Profil Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Agraria yang Meninggal Dunia Siang Ini

7 hari lalu

Profil Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Agraria yang Meninggal Dunia Siang Ini

Ferry Mursyidan Baldan sempat menjabat sejumlah jabatan politik. Dari Ketua Umum PB HMI hingga Menteri ATR.


Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan Meninggal

7 hari lalu

Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan Meninggal

Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan meninggal dunia. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Slipi, Jakarta Barat.


Soroti Mafia Hukum, Mahfud Md Sitir Hadits: Negara Akan Hancur Jika Diperintah dengan Tidak Benar

13 hari lalu

Soroti Mafia Hukum, Mahfud Md Sitir Hadits: Negara Akan Hancur Jika Diperintah dengan Tidak Benar

Menkopolhukam Mahfud Md menyoroti keberadaan mafia hukum di negeri ini. Kemudian dia menyitir soal pesan Nabi tentang mengurus negara.


Pencemaran Nama Baik Ketum PBNU, Polisi akan Panggil GP Ansor dan Faizal Assegaf

29 hari lalu

Pencemaran Nama Baik Ketum PBNU, Polisi akan Panggil GP Ansor dan Faizal Assegaf

Faizal Assegaf menuding Ketum PBNU Yahya Staquf rasis dan membenci habib karena pernah menyebut mereka sebagai pengungsi


Greenpeace Batal Kampanye Isu Perubahan Iklim di KTT G20 Bali: Ancaman Fisik Sistematis

30 hari lalu

Greenpeace Batal Kampanye Isu Perubahan Iklim di KTT G20 Bali: Ancaman Fisik Sistematis

Greenpeace Indonesia resmi menarik tim pesepeda yang terlibat Chasing the Shadow, sebuah kampanye dari organisasi ini mengenai perubahan iklim.


GP Ansor Bela Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Faizal Assegaf: Saya Tidak Takut

30 hari lalu

GP Ansor Bela Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Faizal Assegaf: Saya Tidak Takut

Polda Metro Jaya saat ini masih mempelajari laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan GP Ansor DKI Jakarta terhadap Faizal Assegaf.