Pembakaran Bendera di Garut, Wiranto: Tunggu Pengusutan Polisi

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto (kiri) berbincang dengan Kepala BIN Budi Gunawan sebelum mengikuti rapat terbatas mengenai persiapan pelaksanaan Asian Para Games di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat, 7 September 2018. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto (kiri) berbincang dengan Kepala BIN Budi Gunawan sebelum mengikuti rapat terbatas mengenai persiapan pelaksanaan Asian Para Games di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat, 7 September 2018. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta-Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto meminta masyarakat menyerahkan kasus pembakaran  bendera tauhid di Garut kepada kepolisian. Dia berharap tak ada aksi sebagai reaksi atas peristiwa ini.

    "Tunggu saja pengusutan, jangan kemudian membuat dalil hukum masing-masing. Jangan," kata Wiranto di Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis, 25 Oktober 2018.

    Baca: Polisi Buru Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

    Wiranto menuturkan polisi tengah mengusut insiden pembakaran bendera itu. Polisi telah menangkap tiga terduga pelaku yang merupakan anggota Barisan Anshor Sebaguna (Banser) Nahdlatul Ulama. Polisi juga tengah memburu pemilik bendera dan pengunggah video pembakaran tersebut.

    Menurut Wiranto, pengusutan kasus oleh kepolisian merupakan cara paling tepat untuk mencari kebenaran lantaran Indonesia adalah negara hukum. Wiranto juga meminta masyarakat turut membantu pemerintah dengan tidak memperkeruh suasana dengan mengadakan aksi seperti demonstrasi. "Jangan, jangan, jangan," ujarnya.

    Dia ingin masyarakat bisa menempuh cara lain yang lebih damai. "Selesaikan dengan cara hukum bukan dengan demo, adu domba, emosi," katanya. Bagi muslim, dia mengajak agar membantu menyelesaikan masalah pembakaran bendera ini dengan menerapkan semangat tabayun serta ukhuwah islamiyah.

    Simak: Wiranto Sebut Alasan Pembakaran Bendera Agar Tak Dimanfaatkan HTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?