5 Aturan Main Baru SBMPTN 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi - Pelaksanaan Ujian SPMK UB. SBMPTN 2016 Tawarkan Computer Based Testing. dok/prasetya.ub.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    Ilustrasi - Pelaksanaan Ujian SPMK UB. SBMPTN 2016 Tawarkan Computer Based Testing. dok/prasetya.ub.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menerapkan kebijakan baru untuk Seleksi Bimbingan Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN. Kebijakan teranyar ini berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru 2019.

    Baca juga: Beda SNMPTN 2018, SBMPTN, dan Jalur Seleksi Mandiri

    Ketua Panitia SBMPTN 2018 sekaligus Rektor Universitas Sebelas Maret Ravik Karsidi mengatakan metode yang diterapkan untuk SBMPTN tersebut berubah format dari tahun sebelumnya.

    "Kalau dulu ada seleksi ujian tulis berbasis cetak (UTBC) dan berbasis Android, tahun ini tidak ada," ujar Ravik kepada Tempo, Selasa malam, 23 Oktober 2018.

    Ravik menjelaskan, UTBC dan sistem ujian dengan Android itu kini diubah menjadi ujian tulis berbasis komputer atau UTBK. Berikut ini yang membedakan UTBK dengan sistem ujian masuk SBMPTN tahun-tahun sebelumnya.

    1. Hari Pelaksanaan

    Lain dengan tes-tes masuk ujian pada umumnya, UTBK kali ini digelar selama 24 hari. Ujian akan dilaksanakan mulai Maret hingga Mei tiap Sabtu dan Minggu. Dalam sehari, diadakan dua kali ujian. Masing-masing siswa pun bisa memilih hari dan tanggal ujiannya. Ravik mengatakan kebijakan itu diambil supaya tak terjadi penumpukan mobilisasi penduduk di kota tertentu.

    2. Dua Kali Kesempatan Ujian

    Ravik menjelaskan, pada SBMPTN tahun ini, masing-masing siswa memiliki kesempatan mengikuti dua kali tes. Siswa diharapkan bisa menimbang hasil yang keluar. "Mana yang lebih baik, hasil tes pertama atau kedua, itu bisa dipilih untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri," ujarnya.

    3. Hasil Keluar Lebih Cepat

    Sistem tes UTBK ini diklaim menguntungkan. Musababnya, menurut Ravik, hasil tes akan keluar lebih cepat. Hasil UTBK bakal keluar dalam 10-15 hari.
    "Ini sistem yang mirip dengan tes TOEFL," ujar Ravik.

    4. Hasil Tes UTBK Bukan Penentuan Akhir
    Ravik menjelaskan, hasil UTBK tidak sama dengan hasil akhir tes. Hasil UTBK akan dipakai untuk mendaftar ke PTN. Lolos atau tidaknya siswa, hal itu tergantung nilai rata-rata para pesaing. "Penyelenggaraan tes dibedakan dengan seleksi penerimaan mahasiswa baru. Kalau dulu, begitu memilih atau mendaftarkan, peserta langsung tes, langsung pengumuman. Sekarang tidak," ucapnya.

    5. Dua Jenis Tes

    UTBK akan diisi dengan dua jenis tes. Tes pertama adalah tes potensi akademik atau TPA. Sedangkan tes kedua adalah tes kemampuan komprehensif. Durasi tes tersebut lebih-kurang 2,5 jam.

    Ihwal kebaruan tes SBMPTN, Ravik mengatakan mereka akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.