Minggu, 18 November 2018

Tim Purnawirawan TNI Kubu Jokowi Punya Tugas Khusus

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin (kanan), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri), dan pengusaha Erick Thohir setelah memberikan keterangan terkait dengan formasi tim sukses kampanye nasional pilpres 2019 di Jakarta, Jumat, 7 September 2018. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Bakal calon presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin (kanan), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri), dan pengusaha Erick Thohir setelah memberikan keterangan terkait dengan formasi tim sukses kampanye nasional pilpres 2019 di Jakarta, Jumat, 7 September 2018. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Kubu Jokowi tidak ingin menelan kekalahan di Jawa Barat seperti pemilihan presiden pada 2014. Untuk meraup suara di provinsi yang merupakan lumbung pemilih terbesar di Indonesia, tim sukses Jokowi - Ma'ruf Amin menugasi tim Bravo 5 dan Cakra 19.

    Baca: Dua Tim Purnawirawan Kubu Jokowi Hadang Prabowo di Pilpres 2019

    Di provinsi itu, sebelumnya Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla kalah. Prabowo yang saat itu berpasangan dengan Hatta Rajasa menang dengan 59,78 persen atau 14.167.381 suara pada pilpres 2014, sedangkan Jokowi-JK memperoleh 40,22 persen atau 9.530.315 suara.

    "Khusus tim Bravo 5 dan Cakra 19 memiliki tugas spesifik di Jawa Barat, karena kita kalah di 22 kabupaten di Jawa Barat pada 2014. Mereka kan paham teritorial," ujar Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Maman Imanulhaq kepada Tempo, Kamis dua pekan lalu.

    Tim Bravo 5 terdiri dari para purnawirawan TNI, yang sebagian besar lulusan Akademi Militer angkatan 1970-an atau se-leting dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Tim ini dibentuk pada 2013 untuk memenangkan Jokowi dan Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden 2014. Sempat dibekukan, tim ini dihidupkan lagi untuk memenangkan Jokowi dan Ma'ruf Amin dalam pilpres 2019.

    Baca: Beda Tim Purnawirawan TNI, Bravo 5 dan Cakra 19 di Kubu Jokowi

    "Pada Oktober 2017 lalu, kami duduk bersama dan memutuskan mengaktifkan kembali tim ini," ujar Ketua Tim Bravo 5 Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi saat dihubungi Tempo di markas timnya, Selasa, dua pekan lalu.

    Tim Cakra 19 dibentuk pada Agustus lalu. Anggotanya purnawirawan TNI yang baru satu atau dua tahun pensiun. Sebagian besar anggotanya berlatar belakang personel baret merah alias kompasus. Pada Maret 2018, mereka sudah bekerja mendata purnawirawan TNI di semua wilayah yang berpotensi membantu memenangkan Jokowi. Para pensiunan yang pernah menjabat sebagai panglima komando daerah militer menjadi koordinator di wilayah tersebut. Merekalah yang menarik mantan anak buahnya ke tim pemenangan di wilayah tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.