Bantu Korban Gempa Sigi, Tim MER-C Terkepung Longsor

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar satelit potensi longsor di Kabupaten Sigi pasca gempa Donggala. (Pos Pendamping Nasional Palu)

    Gambar satelit potensi longsor di Kabupaten Sigi pasca gempa Donggala. (Pos Pendamping Nasional Palu)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim relawan dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) tertahan di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, karena longsor. Koordinator Lapangan MER-C di Palu, Khoirul Mustafa mengatakan ada 12 relawan yang sedang bertugas di sana. Mereka terdiri dari 2 dokter, 1 bidan, 3 perawat, 2 supir, dan 4 logistik. Tim berangkat dari posko di RS Sis Al Jufri kota Palu sejak Sabtu pagi, 20 Oktober 2018 dengan tiga armada.

    Kecamatan Kulawi dipilih sebagai wilayah sasaran mobile clinic Tim MER-C karena akses masuk ke lokasi yang sulit, dan warga korban gempa yang belum tersentuh pengobatan. Banyak pasien korban gempa yang patah tulang harus dirujuk ke rumah sakit. Karena akses yang sulit, harus melewati kawasan yang tertutup longsor. “Akhirnya pasien-pasien dibawa dengan helikopter." Mustofa menyampaikannya melalui siaran tertulis, Senin, 22 Oktober 2018. 

    Baca: Longsor Intai Sigi: Material Sudah di Bawah ...

    Mustofa mengatakan setelah tim relawan memberikan pengobatan di Kulawi, mereka dijadwalkan kembali ke posko di RS Sis Al Jufri, pada Ahad, 21 Oktober 2018. Namun hujan deras yang mengguyur Kulawi mengakibatkan longsor kembali melanda sejumlah titik dan memutus akses jalan dari dan menuju Kulawi. 

    Sebelumnya, kata Mustofa, MER-C telah menurunkan tim penilai untuk mengecek akses ke Kulawi dan menilai kebutuhan warga korban gempa.

    Baca: Akibat Gempa Lombok, Beberapa Bukit Longsor ...

    Relawan MER-C membawa bantuan obat-obatan, tenda dome 25 unit, popok, pakaian dan perlengkapan bayi, sarung serta mukena. Di Kulawi, tim memberikan pelayanan pengobatan bagi warga desa Matauwe dan melanjutkan kegiatan pengobatan di Desa Boladongko.

    Semua relawan MER-C dalam keadaan aman dan menginap di masjid setempat. Tim masih menunggu informasi akses jalan yang terkepung longsor dapat dilewati untuk dapat kembali posko di Kota Palu. Sambil menunggu, tim akan memaksimalkan waktu dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

    Simak: KLHK Evaluasi Banjir Jakarta dan Longsor ...

    MER-C Indonesia akan terus menurunkan tim relawannya ke wilayah bencana di Palu hingga beberapa waktu ke depan. Besok, Senin, 22 Oktober 2018, Tim Divisi Konstruksi MER-C akan bertolak ke Palu untuk menilai program rekonstruksi yang dapat dilakukan setelah gempa Palu. Tim akan mengirim relawan dokter yang akan bertugas selanjutnya ke Palu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.