Pasca - Gempa Palu, BMKG Dorong Pemprov Sulteng Revisi Tata Ruang

Reporter

Sejumlah umat Islam menunaikan salat magrib berjemaah setelah berzikir bersama di lokasi gempa bumi yang disusul gelombang tsunami di Anjungan Pantai Talise, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 5 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Palu - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mendorong Pemerintah Sulawesi Tengah untuk merevisi tata ruang wilayah di kawasan rawan bencana.

"Revisi ini perlu segera dilakukan agar dampak dari kejadian yang lalu tidak terulang kembali. Bukan cuma Sulteng, tapi juga wilayah lain di Indonesia masuk dalam kategori rawan bencana alam," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Palu pada Jumat, 19 Oktober 2018.

Baca: Pengungsi Gempa Palu Mulai Tempati Tenda-tenda Bantuan Asing

Menurut Dwikorita, hal ini perlu dilakukan guna mengurangi risiko kerugian materil maupun korban jiwa akibat bencana alam yang mengintai Sulteng pascagempa dan tsunami disertai likuifaksi yang terjadi 28 September lalu.

Hal tersebut disampaikan Dwikorita setelah ia bersama tim BMKG Sulteng mendatangi sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah, seperti di Pantai Talise, Perumnas Balaroa, Palu Grand Mall dan Grand Mercure Hotel.

Dwikorita mengatakan penataan ruang memiliki peran besar dalam upaya mitigasi bencana. Menurut dia, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang mengatur pengendalian dan pemanfaatan sebuah kawasan harus menunjukkan apakah layak dijadikan tempat pemukiman atau tidak.

Baca: Lokasi Likuifaksi di Petobo Direkomendasikan untuk Ditimbun

Karena itu, kata Dwikorita, dalam perencanaan tata ruang hendaknya pemerintah setempat mempertimbangkan peta bencana, khususnya kondisi kerentanan tanah terhadap gempa, likuifaksi dan longsoran serta banjir bandang di wilayah tersebut. "Jangan sampai atas dasar kebutuhan tempat tinggal penduduk atau motif ekonomi politik, kata dia, wilayah yang seharusnya tidak ditinggali justru menjadi kawasan pemukiman padat penduduk," ujarnya.

Menurut Dwikorita, perlu pengawasan ketat agar rencana tata ruang tersebut benar-benar dijadikan acuan dalam rencana pembangunan agar tidak terjadi kesalahan yang sama.

Selain itu, Dwikorita merekomendasikan pembangunan fasilitas perlindungan tsunami di kawasan pantai Sulteng untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. "Serta mengurangi resiko dari bencana tsunami itu," ujarnya.

Baca: Korban Gempa Palu Berisiko Terkena Kolera, Disentri dan Malaria






Gempa Sukabumi Pagi Ini Dirasakan Terkuat di Bandung, Ini Data BMKG

13 menit lalu

Gempa Sukabumi Pagi Ini Dirasakan Terkuat di Bandung, Ini Data BMKG

Gempa Sukabumi tak terkecuali menggetarkan kembali wilayah Cianjur. BMKG jelaskan pemicunya.


Gempa M5,8 Sukabumi Terasa hingga Jakarta Pagi Ini

46 menit lalu

Gempa M5,8 Sukabumi Terasa hingga Jakarta Pagi Ini

Gempa kembali terjadi di Jawa Barat.


Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Potensi Hujan Ringan hingga Sedang di Siang Hari

1 jam lalu

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Potensi Hujan Ringan hingga Sedang di Siang Hari

Simak ramalan cuaca Jabodetabek hari ini dari BMKG


Serang Potensi Hujan Lebat, Banten Termasuk yang Siaga Bencana Hari Ini

2 jam lalu

Serang Potensi Hujan Lebat, Banten Termasuk yang Siaga Bencana Hari Ini

Bukan hanya Banten. Simak daerah mana saja yang mendapat peringatan dini siaga bencana hidrometeorologi dari BMKG hari ini.


Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun, Pemprov DKI Kaji Penerapan WFH

3 jam lalu

Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun, Pemprov DKI Kaji Penerapan WFH

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sedang mengkaji penerapan bekerja dari rumah atai work from home (WFH) mengantisipasi cuaca ekstrem


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Bibit Siklon Dekat Indonesia, Program Magister ITB

10 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Bibit Siklon Dekat Indonesia, Program Magister ITB

Topik tentang BMKG memantau pergerakan dua bibit siklon tropis dekat wilayah Indonesia menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


10 Titik Berpotensi Pergerakan Tanah, PSI: BPBD Jangan Hanya Merilis, Rumuskan Mitigasi

19 jam lalu

10 Titik Berpotensi Pergerakan Tanah, PSI: BPBD Jangan Hanya Merilis, Rumuskan Mitigasi

Wakil Ketua Fraksi PSI DKI Jakarta, August Hamonangan mengatakan, prediksi BPBD DKI tentang potensi pergerakan tanah di 10 kecamatan mesti ditanggapi.


Banjir Pesisir Landa Pantai Utara Jakarta, BPBD Sedot Air

19 jam lalu

Banjir Pesisir Landa Pantai Utara Jakarta, BPBD Sedot Air

DKI Jakarta menangani rob atau banjir pesisir yang melanda delapan Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Utara dengan ketinggian 20-30 centimeter.


Prakiraan Cuaca BMKG: Dua Bibit Siklon, Hujan, Siaga Bencana Empat Provinsi

1 hari lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: Dua Bibit Siklon, Hujan, Siaga Bencana Empat Provinsi

Bibit siklon tropis 96B terpantau di Laut Andaman, sementara bibit siklon tropis 92W terpantau di Samudra Pasifik utara Pa


Gempa Susulan dari Selatan Jember Puluhan Kali, Ada yang M5,3

1 hari lalu

Gempa Susulan dari Selatan Jember Puluhan Kali, Ada yang M5,3

BMKG sebut jenis gempa seperti yang menggoyang Jember hari ini berpotensi menimbulkan tsunami.