Bertolak Tadi Malam, JK Akan Hadiri KTT Asia-Eropa 12 di Belgia

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato pada upacara Penutupan Asian Para Games 2018 di Stadion Madya GBK, Jakarta, Sabtu, 13 Oktober 2018. Jusuf Kalla mewakili Presiden Jokowi yang tengah menghadiri pertemuan dengan International Monetary Fund di Bali. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato pada upacara Penutupan Asian Para Games 2018 di Stadion Madya GBK, Jakarta, Sabtu, 13 Oktober 2018. Jusuf Kalla mewakili Presiden Jokowi yang tengah menghadiri pertemuan dengan International Monetary Fund di Bali. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla berangkat ke Brussel, Belgia untuk menghadiri Pertemuan KTT Asia-Eropa ke-12 atau ASEM12 yang digelar pada 18-19 Oktober 2018. JK berangkat menggunakan pesawat Garuda Indonesia 088 dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu malam, 17 Oktober 2018.

    "Wakil Presiden bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api Thalys 9340 menuju Brussel, Belgia dari Stasiun Amsterdam CS," ujar juru bicara Wakil Presiden, Husain Abdullah, Rabu, 17 Oktober 2018. Perjalanan darat JK memerlukan waktu selama 1 jam 51 menit. 

    Baca: Bupati Bekasi Tersangka Suap, JK: Perizinan Harus Diperbaiki

    Pesawat transit terlebih dahulu di Changi Internasional Airport, Singapura, sebelum mendarat di Schiphol Internasional Airport.

    JK akan langsung mengikuti rangkaian kegiatan ASEM12. Ia juga dijadwalkan serangkaian pertemuan bilateral. Sebelum kembali ke Indonesia, JK akan menemui warga Indonesia di Brussels.

    Baca: JK Nilai Kunjungan Capres ke Pesantren Belum Tentu Kampanye

    KTT ASEM12 merupakan forum bagi kepala negara dari 51 negara Eropa dan Asia yang dimulai pada 1996. Konferensi yang dipimpin Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, ini akan berfokus pada tema "Eropa dan Asia: Mitra Global untuk Tantangan Global". 

    Pertemuan para pemimpin negara Eropa dan Asia yang akan diikuti JK akan berusaha memperkuat dialog dan kerjasama antara dua benua di berbagai bidang. Bidang kerja sama itu antara lain perdagangan, investasi, konektivitas pembangunan berkelanjutan, iklim, serta tantangan keamanan, seperti terorisme, non-proliferasi, keamanan cyber, dan migrasi tidak teratur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.