Bertemu Anies Baswedan, Sandiaga: I Miss You, Bro, Gimana Jomblo?

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan Wakil Gubernur Sandiaga Uno berjabat tangan saat milad Partai Amanat Nasional di Jakarta, Kamis, 23 Agustus 2018. Foto:Instagram Sandiuno

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan Wakil Gubernur Sandiaga Uno berjabat tangan saat milad Partai Amanat Nasional di Jakarta, Kamis, 23 Agustus 2018. Foto:Instagram Sandiuno

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, bertemu  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Rabu malam, 17 Oktober 2018. Pertemuan itu terjadi ketika keduanya menyambangi kediaman calon presiden Prabowo Subianto yang tengah berulang tahun.

    Baca: Bursa Pengganti Sandiaga, Jejak Alotnya Calon Wagub DKI Jakarta

    Kepada wartawan, Sandiaga berseloroh pertemuan keduanya itu adalah momentum untuk kangen-kangenan. Mantan Wakil Gubernur DKI pun menanyakan status Anies yang 'menjomblo' sebagai gubernur tanpa wakil.

    "I miss you, Bro. Gimana, jomblo enak enggak?" kata Sandiaga disambut tertawa. Pertanyaan Sandiaga itu untuk mencandai Anies yang tak kunjung memiliki wakil setelah dirinya didapuk sebagai calon wakil presiden.

    Saat keduanya bertemu Prabowo, Sandiaga mengaku dirinya sempat dilibatkan dalam diskusi soal calon Wakil Gubernur DKI pendamping Anies. Menurut Sandiaga, Ketua Umum Partai Gerindra itu akan segera mengambil keputusan.

    Baca: Berebut Kursi Wagub DKI, Ketua DPRD Beri Saran ke Gerindra - PKS

    Dalam waktu dekat ini, pembahasan yang alot soal wakil gubernur akan segera diakhiri. Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan segera bersepakat mengajukan nama. "Mereka berharap prosesnya sesegera mungkin dalam waktu singkat," ujarnya. Menurut Sandiaga, Anies meminta prosesnya harus smooth dan lancar.

    Sebelumnya, Partai Gerindra sempat mengajukan beberapa nama. Di antaranya M Taufik dan ponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Sedangakan PKS mengusung Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.