Kasus Suap Meikarta, KPK Geledah Kantor Lippo Group

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial pembangunan gedung-gedung apartemen di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 16 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Foto aerial pembangunan gedung-gedung apartemen di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 16 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Sehubungan dengan kasus suap Meikarta, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menggeledah kantor Lippo Group di Menara Matahari, Kelapa Dua, Tangerang, Banten. Pengeledahan ini lanjutan dari operasi tangkap tangan atau OTT yang digelar Komisi Antirasuah ini sejak Minggu, 14 Oktober 2018. "Tim KPK masih berada di lokasi," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu, 17 Oktober 2018.

    Baca: Kasus Suap Meikarta, KPK Tahan Bupati Bekasi

    Sebanyak 9 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Di antara mereka adalah Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, dua orang konsultan Taryadi  dan Fitra Djaja Purnama serta staf Lippo Group Henry Jasmen.

    Mereka ini diduga berperan sebagai penyuap pejabat di lingkungan Kabupaten Bekasi untuk memuluskan berbagai izin proyek Meikarta. Sedangkan 5 tersangka yang disangka menerima suap, yaitu Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat M.B.J. Nahor, Kepala Dinas Penanaman Modal Dewi Tisnawati serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan umum, Neneng Rahmi. 

    Baca: Tersangka Suap Meikarta Dititipkan di Berbagai Polres di Jakarta

    Berdasarkan keterangan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif saat konferensi pers pada Senin, 15 Oktober 2018, uang yang dijanjikan penyuap yang juga disebut komitmen fee sebesar Rp 13 miliar. Dari jumlah ini, yang terealisasi diperkirakan sekitar Rp 7 miliar.

    Kasus suap Meikarta terungkap dari OTT KPK di Bekasi, Jawa Barat dan Surabaya pada 14 Oktober hingga 15 Oktober 2018. Dalam operasi senyap itu KPK menangkap 10 orang serta menyita uang Sin$ 90 ribu dan Rp 513 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.