Polri Lakukan Penyelidikan Eksternal soal Indonesialeaks

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Oktober 2018 (Andita Rahma)

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Oktober 2018 (Andita Rahma)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan tak ada penyelidikan khusus dalam internal Polri terkait temuan Indonesialeaks. Polri justru menyelidiki pihak di luar lembaga tersebut.

    Baca: AJI Tegaskan Data Indonesialeaks Valid

    "Untuk di dalam kepolisian tidak ada. Saya jamin solid," katanya saat ditanya soal langkah kepolisian terhadap temuan Indonesialeaks, di PTIK, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018. "Kami lakukan penyelidikan keluar," ujarnya lagi.

    Indonesialeaks menduga dua anggota Polri, Komisaris Besar Roland Ronaldy dan Komisaris Harun, merusak barang bukti saat menjadi penyidik KPK. Keduanya diduga merobek 15 lembar catatan transaksi buku bank dan menghapus sejumlah nama penerima uang dari Basuki Hariman dengan membubuhkan tipex.

    Lembaran tersebut berisi catatan pengeluaran uang Basuki Hariman, yang ditengarai salah satunya buat para petinggi polisi. Aliran dana tersebut juga diduga sampai ke Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

    Baca: Meski Anonim, Dokumen Indonesialeaks Sudah Diverifikasi

    Setyo sebelumnya telah membantah temuan tersebut. Kedua anggota polisi tersebut telah diperiksa dan tak terbukti bersalah

    Dia pun mengimbau agar polemik yang terjadi antara Polri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu diperpanjang lagi. "Jadi diharapkan semua pihak menahan diri. Jangan mengadu-adu antarlembaga penegak hukum khususnya Polri dengan KPK. Ini tahun politik," kata Setyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Rabu, 10 Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.