Dari Farhat Abbas hingga Novel PA 212 Soal Tiket Surga di Pilpres

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novel Bamukmin bersama sejumlah pengacara dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan terkait kasus Fitsa Hats, Kamis, 2 Maret 2017. Tempo/Egi Adyatama

    Novel Bamukmin bersama sejumlah pengacara dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan terkait kasus Fitsa Hats, Kamis, 2 Maret 2017. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Persaudaraan Alumni atau PA 212, Novel Bamukmin, mengatakan cinta kepada Prabowo dan Sandiaga Uno bisa masuk surga.

    Baca: Novel Bamukmin PA 212 Sebut Cinta Prabowo Insya Allah Masuk Surga

    "Mau masuk surga? Cinta sama Allah? Cinta sama Rasulullah? Cinta sama Prabowo? Cinta sama Sandiaga Uno? Betul? Insya Allah masuk surga," ujarnya di depan relawan Perempuan Prabowo di Jakarta Pusat, Jumat, 12 Oktober 2018.

    Sebelumnya, pernyataan masuk surga dengan menentukan pilihan presiden juga pernah dilontarkan kandidat juru kampanye pasangan calon presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Farhat Abbas.

    Farhat Abbas menyampaikan pernyataan kontroversial yang dia sebut sebagai pantun melalui akun Instagram-nya. Farhat pun menulis bahwa yang tidak memilih Jokowi akan masuk neraka.

    "Yang pilih Pak Jokowi masuk surga. Yang enggak pilih Pak Jokowi, yang menghina, fitnah dan nyinyirin Pak Jokowi, bakal masuk neraka!" demikian ditulis Farhat di akun Instagram @farhatabbastv226 pada 10 September 2018.

    Pernyataan kontroversial Farhat Abbas di akun Instagram-nya. Instagram.com/farhatabbastv226

    Pernyataan Farhat Abbas itu pun menuai kontroversi. Dua hari berselang, Farhat menyampaikan permintaan maaf setelah ditegur Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding.

    Baca: Perempuan Prabowo Akan Ajak Emak-emak di Daerah Pilih Capres 02

    Dalam unggahan permintaan maaf itu, Farhat menulis, "Sehubungan dengan beredarnya pantun saya 'Pilih Jokowi masuk surga, pilih mereka masuk neraka', saya ditegur Sekjen PKB Abdul Kadir Karding Yth agar tidak menggunakan kalimat yang mem-bully calon presiden."

    Kemarin, Novel pun menyinggung pernyataan Farhat tersebut. Menurut dia, pernyataan Farhat itu berbahaya. "Mau masuk surga dukung satu, masuk neraka dukung yang itu. Itu bahaya," ucap Novel.

    Menurut Novel, orang yang bersama pemimpin yang tidak menista agama, pemimpin yang tidak mengkriminalisasi ulama, maka orang tersebut sudah berada di jalan yang tepat untuk bisa masuk surga.

    "Karena kami bukan pendukung penista agama. Karena kami berkumpul bukan dengan penista agama. Kami berkumpul juga bukan orang-orang yang mendukung kriminalisasi ulama," tuturnya.

    Novel kembali melemparkan pertanyaan kepada Perempuan Prabowo. "Masak, yang masuk surga dengan penista agama, masuk surga enggak itu? Masuk neraka," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.