Selasa, 23 Oktober 2018

BNPB: Gempa Situbondo Menewaskan 3 Orang di Sumenep

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa bumi. ANTARA FOTO

    Ilustrasi gempa bumi. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa Situbondo dengan kekuatan magnitudo 6,4 menewaskan tiga orang pada Kamis, 11 Oktober 2018. Beberapa rumah dilaporkan rusak dan gempa ini dinyatakan tidak menimbulkan tsunami.

    Baca juga: Peserta Pertemuan IMF-World Bank Rasakan Gempa Situbondo

    "Tiga orang meninggal dunia adalah Nuril Kamiliya dari Desa Prambanan, Gayam,  Sumenep; H. Nadhar asal Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Gayam, Sumenep serta satu orang yang masih diidentifikasi dari Desa Prambanan, Gayam," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima Tempo, Kamis, 11 Oktober 2018

    Gempa mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis pukul 01.57 WIB. BMKG melaporkan episenter gempa terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. Gempa tidak berpotensi tsunami.

    Menurut Sutopo, korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Kejadian pada dinihari ini ketika para korban sedang tidur. Mereka tidak bisa menyelamatkan diri.
    BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan kerusakan serta mendata korban luka

    Berikut ini daftar kerusakan rumah akibat gempa tersebut: 
    - Rumah rusak di desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi- Sumenep
    - Rumah rusak di Kopedi Kec.Bluto - Sumenep.
    - Rumah rusak di Kertasada Kec.Kalianget - Sumenep.
    - Masjid Desa Gendang Timur Kec.Sepudi  - Sumenep.
    - Rumah rusak di Nyabakan timur Kec.Batang-Batang  - Sumenep.

    Gempa M 6,4 ini telah dimutakhirkan menjadi M 6,3 oleh BMKG. Lindu dirasakan hampir seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang,  Kab. Malang, Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, dan Mojokerto.

    Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik.

    Berdasarkan analisis peta gempa, intensitas III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan. Artinya gempa Situbondo dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.