Cerita Kopi Nusantara di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi melihat foto-foto pameran foto bertajuk

    Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi melihat foto-foto pameran foto bertajuk "Cerita Perjalanan Kopi Nusantara" di pintu 3-4 keberangkatan internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Senin, 8 Oktober 2018. Pameran menyajikan foto-foto bertema kopi dan infografik perjalanan komoditas ini mulai pembibitan hingga cangkir penikmatnya. TEMPO/Rully Kesuma

    INFO NASIONAL - PT Angkasa Pura I (Persero) menggelar pameran foto bekerja sama dengan Tempo Media Group di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, 8-21 Oktober 2018. Beberapa foto bertema “Cerita Perjalanan Kopi Nusantara” ini menceritakan tentang kopi dari pembibitan sampai tersaji di cangkir.

    Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menuturkan pameran foto tersebut bukan hanya sekadar menceritakan tentang pembibitan kopi hingga disajikan untuk dinikmati. "Ini momentum memperkenalkan kopi di Indonesia, banyak sekali hal menarik yang memberi manfaat," ujarnya.

    Menurut Faik, pameran foto ini juga menjadi ajang promosi mengenalkan kualitas kopi di Indonesia. Ihwal tersebut, kata dia, dianggap tepat ketika pameran foto tentang kopi diadakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. "Bandara di Bali ini yang banyak dikunjungi turis asing dari berbagai negara," tuturnya.

    Faik menganggap, bila pameran foto tersebut mengundang antusiasme para pengguna jasa bandara, akan mencoba mengembangkan di beberapa daerah lain. "Di bandara yang lain juga, karena ini bagian dari memberi pelayanan berbeda pada pengguna jasa," ujarnya. Adapun pameran foto menyuguhkan daya tarik selain nuansa kegiatan komersial yang disediakan pihak bandara.

    Menurut Manajer Umum Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi pameran foto tentang kopi cocok diadakan di terminal internasional. "Dari mengenalkan minum inilah langkah yang pas membuat pengguna jasa nyaman," katanya.

    Pameran 43 panel foto ini menampilkan aneka jenis kopi dari perkebunan di berbagai desa. Adapun salah satu foto menampilkan seorang petani yang memetik kopi di perkebunan Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kepulauan Yapen Papua. Perkebunan di daerah tersebut memiliki potensi kopi robusta yang mulai ditanam sejak 1959.

    "Kopi yang diminum memiliki cerita. Ini perjalanan kopi Nusantara. Pameran ini menarik karena diiringi aroma kopi," kata Pemimpin Redaksi Koran Tempo Budi Setyarso. 

    Di lokasi pameran disediakan stan yang menyuguhkan kopi dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Aceh, Toraja, serta Bali. Para pengguna jasa bandara yang sedang menunggu keberangkatan pesawat bisa mencicipi aneka kopi tersebut secara gratis.

    Turut hadir dalam pembukaan pameran ini Direktur Penerbitan Tempo Media Group Gabriel Sugrahetty. Kegiatan ini juga menjadi satu rangkaian memeriahkan Sidang Tahunan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) 2018, forum terbesar bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan, yang diikuti tak kurang dari 189 negara pada 8-14 Oktober 2018 di Bali.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.