Senin, 10 Desember 2018

KPK Kantongi Identitas Trio Kwek-kwek Wali Kota Pasuruan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Pasuruan Setiyono dikawal polisi saat akan menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat dinihari, 5 Oktober 2018, pasca-terjaring OTT. Dari penangkapan Setiyono, KPK mengamankan barang bukti uang Rp 120 juta, yang diduga bagian dari <i>commitment fee</i> terkait dengan proyek di Pasuruan. TEMPO/Imam Sukamto

    Wali Kota Pasuruan Setiyono dikawal polisi saat akan menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat dinihari, 5 Oktober 2018, pasca-terjaring OTT. Dari penangkapan Setiyono, KPK mengamankan barang bukti uang Rp 120 juta, yang diduga bagian dari commitment fee terkait dengan proyek di Pasuruan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah mengantongi identitas tiga orang dekat Wali Kota Pasuruan Setiyono yang disebut trio kwek-kwek. KPK menduga Setiyono mengatur jatah komitmen fee dalam proyek di Pasuruan melalui tiga orang dekatnya tersebut.

    Baca: KPK Ungkap Makna Kode-kode di Kasus Suap Wali Kota Pasuruan

    "KPK sudah mengidentifikasi siapa saja tiga orang yang diduga sebagai perpanjangan tangan dari wali kota tersebut," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018. Meski begitu, Febri enggan menyebut identitas ketiga orang tersebut.

    Sebelumnya, KPK menetapkan Setiyono menjadi tersangka kasus dugaan suap pembangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Kota Pasuruan. Dia diduga menerima duit Rp 135 juta dari perwakilan CV. M, Muhamad Baqir, selaku penggarap proyek.

    Baca: KPK Geledah 8 Lokasi Terkait Kasus Suap Wali Kota Pasuruan

    KPK menduga Baqir memberikan uang itu agar Setiyono menunjuk CV M menjadi penggarap proyek PLUT-KUMKM dengan nilai kontrak Rp 2,2 miliar. Uang tersebut merupakan bagian dari 10 persen jatah fee proyek yang bersumber dari APBD Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2018.

    Selain itu, KPK menduga Setiyono juga telah mengatur jatah komitmen fee untuk dirinya dari proyek lain di Pasuruan. KPK tengah menyelidiki dugaan korupsi Setiyono di lebih dari sepuluh proyek di Kota Pasuruan.

    Baca: Trio Kwek-kwek Diduga Cari Jatah Proyek untuk Wali Kota Pasuruan

    KPK menduga Setiyono telah mengatur jatah komitmen fee 5-7 persen untuk proyek bangunan dan proyek pengairan di Pasuruan. Dia diduga mengatur jatah fee itu melalui trio kwek-kwek.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.