Rabu, 24 Oktober 2018

Tim Prabowo Ungkap Alasan Amien Rais Tak Penuhi Panggilan Polisi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais menghadiri halalbihalal bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, 4 Juli 2018. Tempo / Friski Riana

    Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais menghadiri halalbihalal bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, 4 Juli 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Surya Imam Wahyudi, menjelaskan alasan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais tak memenuhi panggilan Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya (Polda Metro Jaya) pada Jumat, 5 Oktober 2018. Surya mengatakan, Amien tak hadir lantaran ada kesalahan administrasi.

    Baca: Dipanggil Polisi, Amien Rais Kumpulkan Tim Hukum Prabowo - Sandi

    Di surat pemanggilan yang dilayangkan kepolisian, menurut Surya, tertulis undangan untuk Sdr. Amin Rais. Menurut dia, nama yang benar adalah Profesor Doktor Haji Muhammad Amien Rais.

    "Di sini namanya salah sehingga bapak enggak datang," kata Surya di Jalan Daksa I, Jakarta Selatan, Senin, 8 Oktober 2018.

    Wakil Sekretaris Jenderal PAN ini mengatakan, kesalahan itu sudah terjadi dalam dua surat panggilan yang dilayangkan kepolisian. Dia pun meminta Polda Metro Jaya untuk menulis nama Amien dengan benar. "Jangan salah subyek hukumnya," ujarnya.

    Surya melanjutkan, Amien akan memenuhi panggilan kepolisian berikutnya yang dijadwalkan pada Rabu, 10 Oktober 2018. Dia mengklaim Amien merupakan warga negara yang baik dan berkomitmen mengikuti proses hukum itu.

    Baca: Polri Imbau Tak Ada Pengerahan Massa dalam Pemeriksaan Amien Rais

    Anggota tim advokasi dan hukum Badan Pemenangan Nasional Habiburokhman mengatakan, tim juga akan menyiapkan advokat untuk mendampingi tokoh-tokoh yang dipanggil kepolisian. Selain Amien, anggota juru debat Badan Pemenangan Nasional sekaligus Ketua Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI), Said Iqbal, juga akan menghadap kepolisian besok.

    Pemanggilan Amien dan Said Iqbal ini dibahas dalam pertemuan para sekretaris jenderal partai koalisi pengusung dan pendukung Prabowo-Sandiaga. Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, koalisi menilai pemanggilan ini penting sehingga harus dibahas bersama.

    "Kami berkesimpulan, Pak Amien Rais, Said Iqbal, dengan senang hati akan memenuhi panggilan tersebut sebagai seorang warga negara yang taat hukum," kata Eddy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.