Selasa, 18 Desember 2018

Korban Gempa dan Tsunami Palu di Donggala Mulai Kehabisan Makanan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengungsi korban gempa dan tsunami Palu-Donggala turun dari KRI Makassar saat tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 4 Oktober 2018. Evakuasi menggunakan KRI ini diprioritaskan bagi pengungsi yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    Pengungsi korban gempa dan tsunami Palu-Donggala turun dari KRI Makassar saat tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 4 Oktober 2018. Evakuasi menggunakan KRI ini diprioritaskan bagi pengungsi yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengungsi di tujuh desa di Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala masih terisolir akibat gempa dan tsunami Palu, mulai kehabisan makanan. Tujuh desa itu adalah Desa Kamonji, Malei, Ketong, Rano, Manimbaya, Palau dan Pomolulu.

    Seorang warga Desa Kamonji, Harjon mengatakan selama sepekan pengungsi di desanya hanya makan seadanya. Dia mengatakan bantuan logistik tak pernah sampai ke desa itu, pengungsi kelaparan. “Tidak ada lagi makanan di pengungsian,” kata lelaki 37 tahun ini.

    Baca: Pasca- Gempa dan Tsunami Palu, Bus Antarkota Mulai Beroperasi

    Warga desanya ingin pergi ke Palu untuk mencari bantuan logistik, tak keadaan tidak memungkinkan. “Kami tak punya bahan bakar,” ujar Harjon.

    Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) tengah menimbang untuk memperpanjang masa tanggap darurat di kawasan terdampak gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah. Masa tanggap darurat diberlakukan di kawasan terdampak gempa dan tsunami Palu selama 14 hari, sejak 28 September hingga 11 Oktober 2018.

    Baca: Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Palu Menjadi 1.558 Orang

    BNPB menduga masih banyak korban tewas tertimpa reruntuhan belum ditemukan. “Itu masih tentatif,” kata Kepala Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di kantornya, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.

    Menurut prosedur masa pencarian biasanya berlangsung selama 7 hari pascabencana. Namun, bila diperlukan masa pencarian akan diperpanjang hingga 10-14 hari setelahnya.

    Simak: Ketua MPR: Gempa dan Tsunami Palu ...

    Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong pada Jumat, 28 September 2018. Gempa disusul terjangan tsunami. Menurut data BNPB, hingga Sabtu, 6 Oktober 2018 bencana gempa dan tsunami Palu itu menewaskan 1.649 orang, melukai 2.549, dan 265 dinyatakan hilang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Pemilih Tetap Tahap Kedua untuk Pilpres 2019

    Komisi Pemilihan Umum atau KPU akhirnya mengumumkan perbaikan Daftar Pemilih Tetap tahap kedua pada 15 Desember 2018 untuk Pilpres 2019.