Rabu, 24 Oktober 2018

HUT TNI ke-73, Ada Gelar Senjata dan Fashion Show

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelajar dan warga menaiki Panser Anoa berkeliling kawasan Lapangan Merdeka pada pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista), di Binjai, Sumatera Utara, Jumat, 5 Oktober 2018. Pameran alutsista tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Ke-73 TNI. ANTARA

    Pelajar dan warga menaiki Panser Anoa berkeliling kawasan Lapangan Merdeka pada pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista), di Binjai, Sumatera Utara, Jumat, 5 Oktober 2018. Pameran alutsista tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Ke-73 TNI. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Perayaan HUT TNI ke-73 berlangsung di sejumlah daerah sejak kemarin, Jumat, 5 Oktober hingga hari ini, Sabtu, 6 Oktober 2018. Berbagai acara digelar mulai dari upacara, pameran alutsista (alat utama sistem persenjataan), fashion show sampai teatrikal.

    Baca: Pidato Lengkap Presiden Jokowi dalam HUT TNI ke-73

    Di Pangkalan Udara Manuhua Biak, Papua, misalnya. Pameran alutsista berlangsung di Hanggar Base OPS STAB pada hari ini, Sabtu, 6 Oktober 2018. Peralatan tempur TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Angkatan Laut, Kepolisian dan Basarnas dipamerkan.

    Petugas TNI AD dari Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti merapikan peluru saat pameran alutsista TNI di Pantai Muaro Lasak, Padang, Sumatera Barat, Kamis, 4 Oktober 2018. Pameran alutsista tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-73 TNI di Padang. ANTARA

    Alutsista TNI yang terlihat di hanggar yaitu senjata api, kapal patroli, radar pesawat, pesawat Hercules, motor laut, serta kendaraan evakuasi Basarnas. "Selain pameran alutsista kami juga menyelenggarakan lomba seperti fashion show, dan bazar makanan," kata  Kepala Staf Koopsau III Marsma TNI I Wayan Silaban.

    Menuju Kamboja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.