Jumat, 14 Desember 2018

Rizal Ramli Sebut Biaya Pertemuan IMF - World Bank Terlalu Boros

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli berdiri di ruang tunggu Gedung KPK, Jakarta, 2 Mei 2017. ANTARA FOTO

    Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli berdiri di ruang tunggu Gedung KPK, Jakarta, 2 Mei 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta – Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan anggaran Rp 830 miliar yang dikeluarkan pemerintah untuk menggelar pertemuan IMF - World Bank di Bali terlampau besar. Padahal untuk menggelar acara internasional seperti itu sudah cukup dengan anggaran 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 118 juta.

    Baca: 2 Mobil Mewah Ini Jadi Kendaraan di Pertemuan IMF - World Bank

    “Biasanya 10 juta dolar sudah hebat dan mewah," ujar Rizal di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Jumat malam, 5 Oktober 2018.

    Dengan alasan itu, kata Rizal, koalisi pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno tidak akan mengirimkan wakil ke pertemuan internasional yang digelar pada 8-14 Oktober 2018 tersebut. Sikap ini sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah. “Sebagai sikap bahwa kami prihatin dengan apa yang ada," katanya.

    Menurut Rizal, untuk perhelatan internasional itu, tugas penyelenggara hanya menyediakan venue, makanan, dan fasilitas antar-jemput. "Pemerintah bisa kan menghemat. Misalkan minta Menteri Keuangan dan bank-bank supaya klien yang paling kaya pinjemin mobil dua minggu pasti kasih," katanya.

    Rizal bahkan yakin tidak ada pertemuan serupa yang digelar semewah pertemuan kali ini. "Kami pernah ikut, yang lain juga pernah ikut, biasa-biasa saja,” katanya. “Bahkan kalau makan paling disediain minuman, potato chips, snack, kagak ada tuh makan-makan. Makan ya bayar sendiri."

    Rizal Ramli mengatakan, ironisnya pertemuan IMF - World Bank yang banyak memakan biaya itu digelar pada saat bangsa Indonesia dalam suasana prihatin karena bencana alam di Sulawesi Tengah. "Jadi kita ini negara yang lagi susah dan banyak bencana," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....