Minggu, 16 Desember 2018

Dilaporkan ke Polisi, Fadli Zon Siapkan Serangan Balik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di tengah acara Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Faiz.

    Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di tengah acara Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Faiz.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyiapkan serangan balik untuk pihak yang melaporkan dia ke polisi terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet.

    Baca juga: Cuitan Fadli Zon - Rachel Jadi Bukti Berita Hoax Ratna Sarumpaet

    "Silakan, siapa yang mempolisikan saya akan saya polisikan balik juga," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.

    Fadli Zon dan belasan orang lainnya dilaporkan ke polisi karena dianggap telah menyebarkan hoax soal pemukulan dan penganiayaan Ratna Sarumpaet. Ada sejumlah pihak yang melaporkan, di antaranya politikus Partai Kebangkitan Bangsa Farhat Abbas dan anggota Advokat Pengawal Konstitusi Saor Siagian.

    Fadli mengatakan, dia kini tengah mempersiapkan laporan balik. Para pihak yang menyebutnya menyebar hoax akan dia laporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik.

    "Saya sedang susun juga semua laporan laporan balik, Farhat Abbas, semua. Saya sedang susun untuk saya laporkan balik, pencemaran," kata dia.

    Baca juga: Ratna Sarumpaet Bohong, Tompi Siap Jadi Saksi Ahli, Asalkan...

    Fadli Zon awalnya membela Ratna Sarumpaet sebagai korban. Pembelaan itu dia lontarkan melalui cuitan di akun Twitternya, @fadlizon, dan dalam wawancara dengan media massa. Namun, belakangan kepolisian mengungkap bahwa Ratna Sarumpaet berbohong ihwal pemukulan yang dialaminya. Ratna pun sudah mengakui bahwa dirinya berbohong.

    Kepolisian telah menangkap dan menetapkan Ratna sebagai tersangka. Ratna ditangkap saat hendak pergi ke Cile pada Kamis malam 4 Oktober 2018. Ratna ditangkap karena dikhawatirkan kabur seperti kasus Rizieq Shihab.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".