Polisi Tetapkan Ratna Sarumpaet sebagai Tersangka

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratna Sarumpaet. TEMPO/Subekti

    Ratna Sarumpaet. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi telah menetapkan aktivis Ratna Sarumpaet sebagai tersangka dalam kasus kebohongan soal penganiayaan dirinya. Penetapan Ratna sebagai tersangka tersebut dibenarkan oleh Kepala Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Jerry Siagian.

    "Tadi sore setelah kami periksa saksi-saksi, kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Jerry saat dikonfirmasi, Kamis, 4 Oktober 2018.

    Baca: Komentar Sandiaga Uno soal Penangkapan Ratna Sarumpaet

    Menurut Jerry, polisi sebelumnya sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap Ratna untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada 8 Oktober 2018. Namun Ratna tidak kunjung memberikan konfirmasi perihal kesediaan kedatangannya.

    "Kalau memang dia mau pergi atau apa, dia kasih tahu dong kabarmya. Infokan karena ada acara, saya akan datang tanggal sekitan. Ini tidak memberikan kabar, malah pergi," kata Jerry.

    Meski begitu, Jerry belum menjelaskan lebih lanjut terkait kapan tepatnya surat pemanggil tersebut dilayangkan kepada Ratna. Ia menjelaskan sebelum adanya konferensi pers pengakuan Ratna, pihaknya sudah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

    Baca: Imigrasi: Ratna Sarumpaet Telah Dicegah ke Luar Negeri

    Pemanggilan itu, kata Jerry, dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan. "Kan tanggal 3 (Oktober) kami lakukan konpers ya dan menyatakan itu adalah bohong, jadi proses penyidikan kami jalan. Semua sudah kami panggil dan RS kami juga sebagai saksi. Eh, dia malah pergi kan gitu. Makanya kami lakukan penangkapan malam ini karena panggilan kami tidak diindahkan," kata Jerry.

    Sebelumnya Ratna Sarumpaet mengaku telah menciptakan berita bohong alias hoax terkait penganiayaan yang dialaminya di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018. Pengakuan itu ia berikan setelah kabar penganiayannya direspon oleh rekan-rekan dan sejumlah tokoh politik, termasuk pasangan capres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Atas kebohongan yang dibuat Ratna, sejumlah pihak juga telah melaporkan Ratna Sarumpaet ke polisi atas penyebaran berita bohong.

    Baca: Polisi Ungkap Alasan Penangkapan Ratna Sarumpaet di Bandara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?