JK: Daerah Terisolasi Akibat Gempa Sudah Terjangkau Helikopter

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penduduk setempat yang terkena dampak gempa dan tsunami berdiri di samping sebuah KM Sabuk Nusantara 39 yang terdampar hingga ke daratan di Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, 3 Oktober 2018. Kapal berbobot 500 ton ini, terseret hingga 100 meter akibat diterjang tsunami besar. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Penduduk setempat yang terkena dampak gempa dan tsunami berdiri di samping sebuah KM Sabuk Nusantara 39 yang terdampar hingga ke daratan di Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, 3 Oktober 2018. Kapal berbobot 500 ton ini, terseret hingga 100 meter akibat diterjang tsunami besar. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyatakan empat kecamatan di Kabupaten Sigi yang terisolasi telah berhasil dijangkau. Keempat kecamatan itu adalah Lindu, Kolawi, Titikor, dan Kolawi Selatan.

    Baca: Kata JK soal Perbedaan Kondisi Korban Gempa Palu dengan Lombok

    "Sudah semua, sekarang sudah dijangkau dengan helikopter," kata dia di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018.

    JK mengatakan pemerintah menyiapkan helikopter untuk menjangkau wilayah yang tak bisa diakses melalui jalur darat. Bencana yang terjadi merusak jalan sehingga bantuan sulit diberikan. Sejauh ini sudah ada tiga helikopter dari Palang Merah Indonesia dan TNI untuk menjangkau daerah yang belum tersentuh bantuan.

    Helikopter tersebut bertugas membawa bantuan makanan. Untuk daerah yang berada di datarang tinggi, helikopter juga membawa serta logistik.

    Hingga saat ini, bantuan berupa helikopter terus berdatangan dari pihak internasional. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan beberapa di antaranya datang dari Selandia Baru, India, dan Singapura. Negara lain seperti Jepang, Amerika, dan Australia juga bersedia membantu. "Sejauh ini sudah 18 negara dan 3 organisasi internasional (yang memberikan bantuan)," katanya.

    Baca: JK: Bantuan Luar Negeri Gempa Palu dan Donggala untuk Dua Hal

    JK mengatakan pemberian bantuan untuk korban selamat merupakan salah satu fokus penanganan bencana. Selain itu, pemerintah juga mengutamakan evakuasi korban meninggal serta menyelamatkan korban luka sebagai tindakan tanggap darurat.

    Setelah tanggap darurat usai, pemerintah akan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. JK tak menjabarkan rencana pemerintah terkait tahap tersebut.

    Dia telah meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mulai menyusun rencana pengerjaan tahap tersebut. "Kementerian PU dan Bappenas akan merencanakan tata kota yang baru," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.