Polisi Membenarkan Adanya OTT KPK di Pasuruan, Jawa Timur

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eko Siswono Toyudho

    Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat di Kota Pasuruan, Kamis, 4 Oktober 2018.

    Baca juga: KPK Tangkap Pejabat Kantor Pajak Ambon-Papua dalam OTT di Ambon

    Kepala bidang Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, membenarkan adanya penindakan dari KPK tersebut. "Benar terjadi OTT di Kota Pasuruan tadi pagi ini," ujar Barung saat dikonfirmasi, Kamis, 4 Oktober 2018.

    Saat ditanya apakah Wali Kota Pasuruan turut diperiksa, Barung tidak mau berkomentar secara detail. "Polres Pasuruan memberikan tempat kepada KPK untuk memeriksa pejabat Pasuruan," ucapnya.

    Dari informasi yang beredar Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkot Pasuruan telah disegel oleh KPK. "Kan sudah dibilang, soal dinas itu ranahnya KPK," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.