Hoax Ratna Sarumpaet, Prabowo: Tim Saya Ini Baru

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, menggelar konferensi pers pernyataan sikap terkait gempa Donggala dan Palu di rumah pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin malam, 1 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, menggelar konferensi pers pernyataan sikap terkait gempa Donggala dan Palu di rumah pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin malam, 1 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto meminta maaf karena telah menyuarakan dan mengamini pernyataan bohong Ratna Sarumpaet terkait penganiayaan dirinya.

    Baca: Tim Prabowo Akan Evaluasi Posisi Ratna Sarumpaet sebagai Jurkam

    “Jika saya agak grasak-grusuk, namanya baru belajar. Tim saya ini baru berapa bulan. Tetapi tidak ada alasan, ya, kalau salah tetap salah,” ujar Prabowo di kediamannya, Rabu malam, 3 Oktober 2018.

    Prabowo  telah meminta Ratna mengundurkan diri dari badan pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga. Hal itu, lanjut Prabowo, merupakan bentuk respon dari timnya yang tidak mentolerir dan akan menindak penyebar berita bohong.

    “Beliau sudah melakukannya (mengundurkan diri). Sudah ada suratnya,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra itu.

    Ratna sebelumnya menyatakan dirinya dipukuli saat berada di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018 lalu. Foto yang menggambarkan mukanya lebam-lebam juga telah beredar di dunia maya.

    Sejumlah politikus yang tergabung dalam koalisi pengusung Prabowo-Sandiaga bereaksi dan membenarkan pernyataan Ratna. Misalnya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, lewat cuitan media sosial twitternya.

    "Mbak @RatnaSpaet memang mengalami penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum yang belum jelas. Jahat dan biadab sekali," cuit Fadli Zon lewat akun twitter-nya @fadlizon, Selasa siang, 2 Oktober 2018.

    Simak: Hariman Siregar: Ratna Sarumpaet Dipukuli di Dalam Mobil

    Di hari yang sama, puluhan aktivis menghadiri acara solidaritas untuk Ratna Sarumpaet. Beberapa tokoh antara lain Hariman Siregar, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Habiburokhman, Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Syahganda Nainggolan, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak, Eggy Sudjana, dan sebagainya.

    Belakangan polisi mengungkap bahwa Ratna berada di Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. Pihak manajemen rumah sakit menyebut Ratna memang menjalani perawatan pada 21-24 September 2018.

    Ratna pun telah mengakui kebohongannya lewat konferensi pers di rumahnya sore tadi. Menurut ibu dari Atiqah Hasiholan itu, lebam di wajahnya merupakan efek yang muncul setelah ia menjalani penyedotan lemak di bagian pipi kanan dan kirinya.

    Simak berita tentang Prabowo hanya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.