Polisi Beberkan 2 Kejanggalan Pemukulan Ratna Sarumpaet

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratna Sarumpaet di dalam mobilnya yang terhadang mobil provos, di Galangan VOC, Jakarta, 11 April 2016. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

    Ratna Sarumpaet di dalam mobilnya yang terhadang mobil provos, di Galangan VOC, Jakarta, 11 April 2016. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya membuka hasil penelusuran mereka terkait kabar penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta mengungkapkan beberapa kejanggalan terkait pengakuan Ratna Sarumpaet lewat teman-temannya.

    Baca: Kejanggalan Dugaan Penganiayaan Terhadap Ratna Sarumpaet

    1. Konferensi Internasional

    Wakil Ketua Badan Pemenangan Prabowo - Sandiaga, Nanik S. Deyang mengatakan ketika insiden penganiayaan itu terjadi, Ratna Sarumpaet berada di Bandung untuk menghadiri konferensi internasional. Nanik bahkan mengatakan Ratna sempat mengantarkan dua peserta konferensi ke Bandara Husein Sastranegara.

    Namun, Direktur Reserse Krimninal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta mengatakan tidak ada konferensi internasional di Bandung. "Sudah dicek bahwa di Polda Jawa Barat bahwa pada 21 September lalu belum ada kegiatan internasional," kata Nico dalam keterangan pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 1 Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.