Jubir Prabowo: Lebih Baik Langsung Tanya ke Ratna Sarumpaet

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratna Sarumpaet saat memberikan konferensi pers terkait buntut dari penderekan mobilnya oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, di Jakarta, 9 April 2018. Ratna menyatakan telah mengirim somasi pada Dishub DKI Jakarta yang merupakan buntut dari penderekan mobil Ratna oleh Dishub DKI pada Selasa pekan lalu. Ratna protes lantaran merasa tak melanggar aturan apapun. TEMPO/Subekti.

    Ratna Sarumpaet saat memberikan konferensi pers terkait buntut dari penderekan mobilnya oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, di Jakarta, 9 April 2018. Ratna menyatakan telah mengirim somasi pada Dishub DKI Jakarta yang merupakan buntut dari penderekan mobil Ratna oleh Dishub DKI pada Selasa pekan lalu. Ratna protes lantaran merasa tak melanggar aturan apapun. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku belum mendengar cerita detail dari Ratna Sarumpaet soal pemukulan yang menimpanya pada 21 September lalu.

    Baca: Kabar Ratna Sarumpaet Operasi Plastik, Kawan: Anda Tega Bertanya

    "Ada baiknya teman-teman wartawan tanya langsung ke Mbak Ratna," kata Dahnil kepada Tempo, Rabu, 3 Oktober 2018. Menurut Dahnil, Ratna hanya mengaku dibuang di kawasan Cimahi setelah dipukuli oleh tiga orang di Bandung pada 21 September lalu.

    Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno, Nanik S. Deyang, mulanya mengatakan Ratna mengaku pergi ke sebuah rumah sakit setelah diturunkan di Cimahi oleh sopir taksi yang membawanya. Belakangan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut Ratna pergi ke klinik, bukan rumah sakit.

    Kepolisian Daerah Jawa Barat bahkan sudah mengecek delapan rumah sakit yang ada di Cimahi. Namun, hasilnya nihil. Tidak ada nama pasien Ratna Sarumpaet di seluru rumah sakit di Cimahi.

    Dahnil mengatakan belum ada lagi detail cerita yang disampaikan Ratna Sarumpaet kepada orang-orang Gerindra termasuk di mana klinik ia dirawat. "Masalahnya dia mengaku sangat traumatik dan takut, karena berkaitan dengan keluarganya, menurut dia ada ancaman serius terhadap keluarganya, terhadap anak cucunya, itu poin penting yang selalu dia sampaikan," kata dia.

    Baca juga: Polisi dan Otoritas Bandara Bantah Keterangan Ratna Sarumpaet

    Aktivis Ratna Sarumpaet kembali menjadi sorotan. Kali ini, ia muncul setelah mengaku dipukuli orang tak dikenal di Bandung pada 21 September 2018. Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno, Nanik S. Deyang, mengatakan saat itu, Ratna akan pulang ke Jakarta seusai mengikuti konferensi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.