4 Langkah Jusuf Kalla Pasca Gempa Donggala dan Tsunami Palu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga menangisi ibunya yang tewas tertimpa bangunan di Rusunawa Kampung Lere, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Gempa 7,4 SR yang disusul tsunami menyebabkan sekitar 65 ribu rumah warga rusak. ANTARA/Basri Marzuki

    Seorang warga menangisi ibunya yang tewas tertimpa bangunan di Rusunawa Kampung Lere, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Gempa 7,4 SR yang disusul tsunami menyebabkan sekitar 65 ribu rumah warga rusak. ANTARA/Basri Marzuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai komandan penanganan korban bencana gempa Donggala dan tsunami Palu di Sulawesi Tengah.

    Baca juga: BNPB Jelaskan Alasan Tsunami Palu Menelan Banyak Korban

    Jusuf Kalla menjelaskan tugasnya sebagai komandan penanganan korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah yaitu bertanggung jawab mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

    Sebelum ditunjuk, JK diketahui sudah melakukan sejumlah upaya penanganan bencana sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia.

    Berikut langkah-langkah JK dalam menangani gempa bencana dan tsunami di Palu dan Donggala.

    1. Berangkatkan Helikopter Bolcow

    JK memberangkatkan dua helikopter tipe Bolcow BO-105 yang diberangkatkan dari Hanggar Bukit Baruga Makassar untuk membawa makanan, obat-obatan, tim medis di medan yang sulit dijangkau moda transportasi darat dan laut, pada Ahad, 30 September 2018.

    Menurut JK, berdasarkan pengalaman gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Oktober 2010, helikopter tersebut bermanfaat untuk para relawan dalam menyalurkan bantuan. Juga mengangkut korban yang membutuhkan pertolongan media dalam waktu cepat.

    2. Mobil Tangki Air Bersih

    JK mengirim 15 mobil tangki air bersih melalui jalan darat. Kondisi di lokasi gempa Palu kekurangan air bersih.

    3. Alat Berat

    JK Mengirim alat-alat berat dari Poso ke Palu untuk membantu proses tanggap darurat gempa Donggala dan tsunami Palu. Alat berat diperlukan untuk proses evakuasi korban yang masih tertimbun di reruntuhan.

    Baca juga: Tsunami Palu, Warga Keluhkan Kurangnya Air dan Makanan

    Banyak korban yang sampai saat ini diduga masih tertimbun di reruntuhan gedung atau rumah mereka.

    4. Bantuan Kalla Group

    Memerintahkan Kalla Group menyiapkan bantuan angkutan laut berupa kapal Roro rute Jakarta-Makassar. Kapal diberangkatkan setiap 3 hari dalam seminggu untuk lembaga donor atau perorangan yang akan mengirim bantuan untuk korban gempa Donggala dan tsunami Palu.


     

     

    Lihat Juga