18 Korban Gempa dan Tsunami Palu Dimakamkan Massal Hari Ini

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mencari korban gempa dan tsunami yang tewas di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu, 30 September 2018. BNPB mengatakan, hingga Minggu siang, korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 832 orang. ANTARA

    Warga mencari korban gempa dan tsunami yang tewas di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu, 30 September 2018. BNPB mengatakan, hingga Minggu siang, korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 832 orang. ANTARA

    TEMPO.CO, Palu - Satuan tugas penanganan bencana hari ini memakamkan korban bencana gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah. Penguburan ini merupakan pemakaman tahap pertama korban gempa dan tsunami yang ditemukan.

    Baca: Cerita Dokter Relawan Gempa dan Tsunami Palu yang Dikirim DKI

    "Ada 18 orang yang dimakamkan," ujar Kepala Penerangan Daerah Militer XIII/Merdeka Kolonel Infanteri Muhammad Thohir di Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018.

    Menurut Thohir, pemakaman memang difokuskan di satu tempat, yaitu di Taman Pemakaman Uumum Poboya. Rencananya, kata dia, akan ada seribu jenazah korban gempa dan tsunami yang dimakamkan di sini.

    Thohir mengatakan pemakaman dilakukan untuk jenazah yang sudah diidentifikasi dan dicatat oleh kepolisian. Selain itu, pemakaman dikhususkan untuk jenazah yang tidak diketahui serta tak diambil oleh keluarganya. "Kami kumpulkan dan makamkan secara massal," tuturnya.

    Baca: Jawa Barat Siapkan Bantuan Rp 2 Miliar untuk Korban Gempa Palu

    Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,7 skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada pukul 17.02. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berada di 0.18 Lintang Selatan dan 119.85 Bujur Timur atau 27 kilometer timur laut Donggala.

    Hingga Ahad siang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah ada 832 korban meninggal. Selain itu, ratusan orang diperkirakan luka-luka akibat gempa dan tsunami ini. Terdapat banyak bangunan seperti rumah, kantor, dan fasilitas umum rusak. Perekonomian Palu lumpuh total sejak hari pertama bencana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.