Ridwan Kamil Mengajak Masyarakat Jawa Barat Ikut Tegakkan Pancasila

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada upacara Hari Kesaktian Pancasila tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Halaman Gedung Sate Bandung, Senin pagi, 1 Oktober 2018.

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada upacara Hari Kesaktian Pancasila tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Halaman Gedung Sate Bandung, Senin pagi, 1 Oktober 2018.

    INFO JABAR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan negara bisa hancur dan bubar kalau persatuan tidak dijaga dengan baik. Jadi agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bubar, Pancasila sebagai ideologi bangsa harus ditegakkan.

    “Allah sudah memberikan banyak bukti negara bisa hancur. Timur Tengah bergejolak, ada negara yang dulu namanya Uni Soviet sudah bubar, negara dulu namanya Yugoslavia sudah bubar. Itu menandakan kalau tidak ada komitmen dari masyarakatnya terhadap ideologinya, sebuah negara bisa bubar,” ujar Gubernur Ridwan setelah upacara Hari Kesaktian Pancasila tingkat Provinsi Jawa Barat 2018 di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin pagi, 1 Oktober 2018.

    Untuk konteks Indonesia, menurut Ridwan, agar negara tak bubar, semua harus menegakkan Pancasila sebagai ideologi bangsa. “Jangan sampai kejadian dulu ada rongrongan-rongrongan, yang akhirnya membesar menjadi pemberontakan, menghasilkan sebuah tragedi yang tidak boleh terulang lagi, apalagi di Republik ini,” ucapnya.

    Pada tahun politik ini, Ridwan  mengajak rakyat Jawa Barat untuk turut menegakkan serta menjaga Pancasila. “Karena sejatinya pilpres dan pileg merupakan tradisi demokrasi, jadi alangkah baiknya tidak dijadikan sebagai kesempatan menyebarkan kebencian. Apapun pilihannya dalam pilpres atau pileg, yang penting dijaga persatuan kesatuan. Memilih perwakilan, memilih pemimpin kita, itu sudah biasa dan menjadi tradisi demokrasi di Indonesia,” ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.