Neno Warisman Dapat Gelar Laksamana Muda

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neno Warisman, orator dalam deklarasi relawan #2019GantiPresiden turun dari mobil komando di depan pintu pagar barat daya, lapangan Monas, Jakarta Pusat, 6 Mei 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Neno Warisman, orator dalam deklarasi relawan #2019GantiPresiden turun dari mobil komando di depan pintu pagar barat daya, lapangan Monas, Jakarta Pusat, 6 Mei 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, JakartaNeno Warisman dianugerahi gelar kehormatan Laksamana Muda oleh pewaris Kerajaan Po Teumeurhom, Aceh Jaya, Tuanku Raja Saifullah Alalidin Riayat Syah.

    Baca juga: Neno Warisman dan Mardani Jadi Wakil Ketua Timses Prabowo

    Gelar kehormatan tersebut diberikan kepada Neno Warisman pada acara silaturahmi dan Deklarasi 2019 Ganti Presiden di Gedung Hj. Yusran Lampeuneurut, Aceh Besar, Provinsi Aceh, Ahad, 30 September 2018.

    "Sosok Bunda Neno Warisman selama ini terlihat lantang mengkritik ketidakadilan di negeri ini dan gelar Laksamana Muda patut disandang Bunda (Neno Warisman)," kata Tuanku Raja Saifullah Alalidin Riayat Syiah usai memberikan anugerah tersebut.

    Saat pemberian anugerah Laksamana Muda itu Neno Warisman dipakaikan selendang warna tembaga dan diberikan rencong khas Aceh.

    Dalam orasi Neno yang merupakan aktivis #2019GantiPresiden mengatakan bahwa kebenaran dan keadilan sudah ditanamkan dalam diri oleh orang tuanya sejak dahulu dan sekarang ketidakadilan harus terus disuarakan demi kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

    "Saya bersama rakyat yang selama ini tidak mendapatkan keadilan dan saya di sini ingin menyuarakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Warisman.

    Jika kebenaran telah datang, kata Neno Warisman, kebatilan mati lenyap.

    Menurut dia, Ibu Kota Jakarta yang terlihat hebat sebenarnya masih didominasi orang-orang miskin. Dia bersama Relawan #2019GantiPresiden berkomitmen memperjuangkan hak-hak rakyat banyak.

    Baca juga: Sekjen PAN: Neno Warisman Mewakili Tokoh Emak-emak

    "Orang-orang miskin masih sangat dominan di Jakarta dan kondisi ini sungguh memprihatinkan. Ke mana para pemimpin selama ini?" kata Neno Warisman.

    Saat ditanya gelar Laksamana Muda, Neno Warisman mengaku bahwa gelar tersebut belum pantas dirinya sandang karena perjuangan para pahlawan Aceh jauh lebih besar dengan apa yang dia lakukan.

    "Saya merasa tidak pantas menyandang gelar ini. Kendati demikian, saya akan terus menyuarakan kebenaran hingga ajal tiba," tutur wanita yang usianya sudah lebih setengah abad itu.

    Gerakan #2019GantiPresiden itu dihadiri sejumlah tokoh ulama, pimpinan partai pengusung pasangan Prabowo - Sandiaga, kecuali Ketua Partai Demokrat Aceh Nova Iriansyah. Selain itu, hadir juga Ketua Partai Aceh Muzakir Manaf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.