Dua Personel Super Junior Ucapkan Duka Tsunami Palu

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien mendapat perawatan di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Perawatan di luar gedung rumah sakit tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gempa susulan. ANTARA/BNPB Sutopo Purwo Nugroho

    Pasien mendapat perawatan di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Perawatan di luar gedung rumah sakit tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gempa susulan. ANTARA/BNPB Sutopo Purwo Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Personel boyband Korea Selatan, Super Junior, menyampaikan duka atas gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah yang terjadi pada Jumat (28/9) kemarin.

    Baca: Tsunami Palu, BNPB Temukan Banyak Korban di Pantai

    Dua anggota Super Junior, Siwon dan Yesung, mengirimkan ucapan belasungkawa melalui akun Twitter resminya. Siwon menuliskan harapannya kepada bangsa Indonesia agar bisa kembali pulih secepat mungkin dari bencana yang tengah melanda.

    "Saya ingin menyampaikan belasungkawa yang terdalam untuk korban jiwa gempa bumi dan tsunami yang melanda bagian utara Pulau Sulawesi, Indonesia baru-baru ini. Semoga negara ini bisa pulih secepat mungkin dan hati saya akan bersama mereka," tulis Siwon lewat akun Twitter @siwonchoi.

    Sementara itu, Yesung, mengunggah gambar Pulau Sulawesi dengan warna merah putih seperti warna bendera Indonesia. Di bagian keterangan Yesung menulis,"Saya akan berdoa untuk Anda. #prayforpalu #prayforindonesia."

    Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,7 skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada pukul 17.02. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berada di 0.18 Lintang Selatan dan 119.85 Bujur Timur atau 27 kilometer timur laut Donggala.

    Simak juga: Pengungsi Gempa dan Tsunami Palu Kekurangan Makanan dan Air

    Hingga Sabtu sore, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah ada 384 korban meninggal akibat gempa dan tsunami Palu. Selain itu, 500 orang diperkirakan luka-luka akibat gempa dan tsunami ini. Terdapat banyak bangunan seperti rumah, kantor, dan fasilitas umum rusak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.