Gempa Donggala dalam Catatan Sejarah Sesar Palu Koro

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien mendapat perawatan di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Perawatan di luar gedung rumah sakit tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gempa susulan. ANTARA/BNPB Sutopo Purwo Nugroho

    Pasien mendapat perawatan di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Perawatan di luar gedung rumah sakit tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gempa susulan. ANTARA/BNPB Sutopo Purwo Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pergeseran sesar Palu Koro yang membelah Pulau Sulawesi sering mengakibatkan gempa besar, seperti Gempa Donggala yang berkekuatan M7,4 Skala Richter

    "Wilayah ini dalam catatan sejarah sudah sering diguncang gempa besar," ujar Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat ditemui di kantornya Jakarta Timur , Sabtu, 29 September 2018. Berikut catatannya:

    Baca juga: 6 Fakta Gempa Donggala dan Data Korban yang Terus Bertambah

    1. 1 Desember 1927
    Ini adalah gempa paling tua di sesar Palu Koro. Gempa saat itu berkekuatan 6,5 SR yang disusul tsunami. Korba meninggal mencapai 14 ornag.

    2. 30 Januari 1930
    Gempa terjadi di pantai barat Kabupaten Donggala. Tak tercatat berapa kekuatan gempa saat itu. Namun menurut Sutopo, gempa menyebabkan tsunami setinggi dua meter.

    3. 14 Agustus 1938
    Gempa terjadi dengan kekuatan 6 SR di Teluk Tambu, Kabupaten Donggala. Saat itu gempa menimbulkan tsunami setinggi 8-10 meter di pantai barat Donggala.

    Sebanyak 200 orang meninggal dan 790 rumah rusak akibat gempa dan tsunami itu. "Seluruh desa di pesisir pantai barat Donggala hampir tenggelam," kata Sutopo.

    4. 1 Januari 1996
    Gempa dengan kekuatan 7,4 SR berpusat di selat Makassar mengakibatkan tsunami di pantai barat Kabupaten Donggala dan Toli-Toli.

    Masih pada tahun 1996 Sutopo melanjutkan gempa terjadi di Desa Bankir, Tonggolobibi dan Donggala mengakibatkan sembilan orang tewas dan bangunan rusak parah.

    Gempa juga menyebabkan tsunami dengan ketinggian gelombang 3,4 meter menyapu hingga 300 meter ke daratan.

    Baca juga: Gempa Donggala dan Palu, Begini Penjelasan Kepala BMKG

    5. 11 Oktober 1998
    Kabupaten Donggala kembali digoncang gempa dengan kekuatan 5,5 SR. "Ratusan bangunan rusak parah akibat gempa," kata Sutopo.

    6. 24 Januari 2005
    Gempa Donggala berkekuatan 6,2 SR. Pusat gempa terletak di 16 km arah tenggara Kota Palu. Akibatnya, 100 rumah rusak, satu orang meninggal dan empat orang luka-luka.

    7. 17 November 2008
    Gempa dengan kekuatan 7,7 SR di Laut Sulawesi dan mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah dan menelan empat korban jiwa.

    8. 18 Agustus 2012
    Gempa menguncang Kabupaten Sigi dengan kekuatan 6,2 SR. Delapan orang meninggal dan tiga kecamatan terisolir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.