Jokowi: Hutan Mangunan Memang Instagramable

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi di Hutan Pinus Mangunan. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Presiden Jokowi di Hutan Pinus Mangunan. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melawat ke sejumlah titik di Yogyakarta Jumat 28 September 2018.

    Baca juga: Naik Andong, Jokowi Hebohkan Pengunjung Malioboro

    Selepas menyambangi Keraton Yogya pada pagi harinya, beranjak siang Jokowi menyambangi kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul Yogyakarta.

    Memasuki hutan yang dipenuhi jajaran pohon pinus itu, Jokowi pun memuja keelokan hutan yang berjarak sekitar 25 kilometer di selatan Kota Yogya itu.

    "Saya biasanya lihat hutan Mangunan ini dari instagram, dan sekarang sudah melihat dari dekat, hutan ini memang instagramable," ujar Jokowi.

    Jokowi menuturkan, dari media sosial pun ia melihat bagaimana para anak muda sangat antusias menyambangi hutan pinus Mangunan itu.

    "Anak muda kalau ke hutan ini biasanya 'crik,crik, crik' (ambil foto) lalu upload di media sosial," ujar Jokowi.

    Dalam kesempatan itu Jokowi mengatakan Indonesia yang luas hutannya berada di posisi 9 terluas dunia patut bersyukur. Sebab hutan selain menjadi sumber kehidupan masyarakat juga berfungsi mengurangi emisi karbon. "Hutan Indonesia telah menjadi paru-paru dunia," ujarnya.

    Baca juga: Jokowi: Saya Lahir 1961, PKI 1965, Masak Ada PKI Umur 4 Tahun

    Jokowi menuturkan agar hutan yang luas di Indonesia semakin bisa memberi manfaat pada masyarakat. Khususnya yang berada di sekitar hutan. Misalnya melalui kelompok-kelompok Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk memfasilitasi masyarakat sekitar hutan agar dapat berdaya dari sektor kehutanan.

    "Saya kejar terus menteri (lingkungan hidup) agar dapat semakin menggerakkan program KPH ini sehingga masyarakat sekitar hutan dapat makmur dari hutan," ujarnya.

    Ashari Tukimin, 56, warga Dlingo Bantul mengakui adanya hutan pinus Mangunan itu membuat kehidupan warga sekitar semakin terjamin. Tak hanya sektor wisata, namun juga sektor lain seperti budidaya ulat sutera.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.