LSI Denny JA Sebut Dukungan Nonmuslim untuk Jokowi - Ma'ruf Naik

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden di Pilpres 2019 Nomor Urut 1 Joko Widodo, Kamis, 27 September 2018, menanggapi dukungan yang diberikan oleh Yenny Wahid dan Barisan Kader Gus Dur. FRISKI RIANA

    Calon Presiden di Pilpres 2019 Nomor Urut 1 Joko Widodo, Kamis, 27 September 2018, menanggapi dukungan yang diberikan oleh Yenny Wahid dan Barisan Kader Gus Dur. FRISKI RIANA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sigi Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA menyebutkan dukungan pemilih nonmuslim terhadap pasangan Calon Presiden inkumben Joko Widodo dan Ma'ruf Amin (Jokowi - Ma'ruf) meningkat.

    Baca: Survei LSI, Ijtima Ulama 2 Tak Dongkrak Elektabilitas Prabowo

    "Dukungan nonmuslim ke Jokowi - Ma'ruf naik drastis, sementara ke Prabowo - Sandiaga menurun," kata Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, Kamis, 27 September 2018.

    LSI Denny JA mencatat dukungan nonmuslim untuk Jokowi - Ma'ruf sebesar 56,8 persen pada September 2018. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dari bulan sebelumnya sebesar 47,5 persen.

    Sedangkan dukungan nonmuslim terhadap Prabowo - Sandiaga pada September menjadi 28,6 persen. Hal tersebut menunjukkan penurunan dari Agustus yang sebesar 43,6 persen. Penurunan ini terjadi akibat dari Ijtima Ulama Jilid II.

    LSI Denny JA menggelar survei tersebut pada 14-22 September 2018 dengan melibatkan 1.200 responden. Margin of eror survei tersebut adalah 2,9 persen.

    Baca juga: Pemilih Prabowo yang Ingin Indonesia Seperti Timur Tengah Naik

    Sementara itu, Ardian mengatakan dukungan muslim kepada pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin naik sedikit. Pada September 2018 dukungan muslim kepada Jokowi - Ma'ruf Amin 52,8 persen. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dari Agustus yang sebesar 52,7 persen. Sementara itu, dukungan Muslim kepada Prabowo - Sandiaga juga naik dari 27,9 persen menjadi 29,7 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.