Pemilih Prabowo yang Ingin Indonesia Seperti Timur Tengah Naik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres Prabowo Subianto dalam acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Ahad, 23 September 2018. Tempo/ Fikri Arigi.

    Capres Prabowo Subianto dalam acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Ahad, 23 September 2018. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam survei yang digelar Lembaga Survei Indonesia atau LSI Denny JA terlihat dukungan segmen pemilih yang menginginkan Indonesia seperti Timur Tengah terhadap pasangan Prabowo - Sandiaga Uno meningkat.

    Baca juga: Dana Kampanye Prabowo - Sandiaga Kecil, Gerindra: Belum Sumbangan

    Jumlah dukungan para pemilih yang ingin Indonesia seperti Timur Tengah untuk Prabowo - Sandiaga meningkat dari sebelumnya di Agustus 2018 sebesar 38,8 persen sedangkan di September 2018 menjadi 50 persen.

    Adapun jumlah dukungan terhadap pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin dari segmen pemilih yang ingin Indonesia seperti Timur Tengah justru menurun yaitu di Agustus sebesar 43,5 persen sedangkan di September 2018 sebesar 35,7 persen.

    "Lalu dari segmen yang ingin Indonesia khas Pancasila, dukungan terhadap Prabowo -Sandiaga menurun yaitu Agustus 2018 sebesar 30,4 persen menjadi 29,8 persen di September 2018, sementara di pasangan Jokowi - Ma'ruf meningkat dari Agustus 2018 sebesar 54,2 persen menjadi 54,8 persen," kata peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa saat memaparkan hasil sigi teranyarnya di Jakarta, Kamis 27 September 2018.

    Baca juga: Dahnil Anzar: Go Prabu Datang Sampaikan Dukungan untuk Prabowo

    Penelitian ini dilaksanakan pada 14-22 September 2018. Menggunakan multistage random sampling sebagai metode pemilihan sample, dengan jumlah 1.200 responden. Penggalian data digunakan dengan cara wawancara tatap muka menggunakan kuesioner, dan margin of error 2,9%.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.