Jokowi Minta Caleg PPP Perkuat Serangan Darat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (kiri) dan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Monoarfa menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP 2018 di Jakarta, 15 Mei 2018.  ANTARA/Wahyu Putro A

    Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (kiri) dan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Monoarfa menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP 2018 di Jakarta, 15 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi menyarankan kepada para calon anggota legislatif Partai Persatuan Pembangunan untuk memperkuat serangan darat dalam menghadapi pemilihan legislatif dan presiden 2019.

    Baca: Rizieq Shihab Dicekal, Fadli Zon Kirim Surat ke Presiden Jokowi

    "Dari sisi udaranya sudah dikerjakan banyak oleh Pak Romi (Ketua Umum PPP Romahurmuziy), ya daratnya yang harus diperkuat. Tadi pesan saya agar daratnya diperkuat, seluruh caleg mau turun ke bawah," kata Jokowi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis, 27 September 2018.

    Jokowi mengatakan, serangan darat itu maksudnya ialah banyak turun ke masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka. Selanjutnya, kata Jokowi, para caleg juga harus menyampaikan program-program pemerintah yang telah dilakukan.

    Menurut Jokowi, dari sisi serangan udara, PPP sudah cukup bagus. PPP dianggap memiliki citra dan persepsi yang baik karena sering tampil di acara debat di mana-mana. "Memang PPP ini partai sudah lama sekali jadi citra itu sudah terbentuk," ujarnya.

    Baca: Soal Kostum Romi, Jokowi: Hubungan Gatotkaca dengan PPP Apa?

    Karena serangan udara PPP sudah cukup baik, Jokowi pun menyampaikan bahwa dalam pileg dan pilpres ini, para caleg harus menggunakan strategi micro targetting. Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi menjelaskan bahwa strategi tersebut dilakukan dengan cara bersua langsung dengan pemilih secara door to door.

    "Karena hari ini tidak cukup berkampanye dengan cara konvensional dan beliau menyarankan untuk hindari kampanye-kampanye rapat umum yang melakukan pengerahan massa, karena itu sudah tidak zamannya lagi," kata Romi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.